Dirpolairud Polda Datangkan Motivator-Hypnoterapi bagi Anggotanya

share on:
Para anggota Polairud Polda DIY serius mengikuti pelatihan hypnoterapi || YP-Ist

Yogyapos.com (SLEMAN) - Direktur Polairud (Dirpolairud) Polda DIY Kombes Pol Nurodin, SIK menggelar Training Motivasi dan Hypnoterapi untuk seluruh anggotanya dalam rangka menguubah mindset maupun culture set anggotanya. Kegiatan ini mendatangkan pakar senam otak dan senam hati yang sudah berkeliling di satker maupun  Polres  seluruh Indonesia.

“Kami mendatangkan Motivator-motivator dari Thanks Institute Indonesia. Diharapkan bisa merefresh dan merecharge anggota agar semakin termotivasi dalam perwujudan Polri Presisi melalui SDM yang unggul,” tukasnya, Jumat (4/6/2021). 

Kombes Nurodin mengatakan, Ditpolairud DIY butuh keseimbangan antara pikiran, hati dan tindakan, karena kegiatan positif ini bukan hanya bertujuan agar anggota ter-recharge dan terrefresh kembali, namun juga dalam rangka membangun Zona Integritas di Ditpolairud DIY menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

“Kami mengadakan kegiatan ini untuk memberi vitamin hati kepada anggota, dan mewujudkan Polri Presisi di era Police 4.0,” terang alumni Akpol 1995 itu usai membuka 2 sesi acara tersebut.

Dkatakan, peran ganda polisi selain menjadi pengayom, pelindung, dan pelayan, juga membutuhkan ruang hati secara privasi untuk menyampaikan segala harapan hidup dan kehidupan yang lebih baik. Karena jika tugas tuntas namun ibadah lepas akan rentan terjadi ketidak seimbangan emosi dan pikiran. 

Dr Ketut Abid Halimi Spdi MPd CHt adalah Direktur Thanks Institute Indonesia yang memimpin 2 sesi training motivasi tersebut. Dari pantauan media ini, Motivator nasional peraih Rekor Muri Tahun 2015 dan Peraih Penghargaan Lembaga Prestasi Indonesia - Dunia Tahun 2017 Itu betul-betul "mengocok" bersih pikiran dan hati peserta sehingga wajar saja banyak peserta training yang nangis terbawa suasana. 

Seperti yang disampaikan oleh Dirpolairud, Wadir Polairud AKBP Azhari Juanda SIK tentang pentingnya penguatan mental dan spiritual agar anggota semakin produktif ber SDM unggul dimanapun dia ditempatkan.

“Polairud merupakan satuan yang memelihara Kamtibmas, pelindung pengayom pelayan masyarakat serta gakkum di wilayah perairan dan udara Indonesia sehingga untuk menuju Polri yang Presisi di era 4.0 dan meraih predikat ZI WBK-WBBM perlu adanya perubahan mindset dan cultur set anggota  agar setiap anggota memiliki semangat yang tinggi serta berkinerja baik,  untuk itulah kami datangkan motivator yang expert dibidangnya, merawat SDM Polri tetap unggul dan Presisi,” tukas Mantan Kapolres Ternate itu. 

Bersama tim motivator lainnya Ketut Abid Halimi membekali anggota dengan senam otak, senam hati, dan hypnoteraphy bahkan memberi ilmu Grafology yaitu metode membaca karakter seseorang melalui tulisan dan tanda tangan. “Iya kami ajarkan anggota bagaimana memaintenance stres, mengolah emosi negatif menjadi positif, menguatkan pikiran tidak mudah stress,” jelas pria kelahiran Bali tersebut.

Proses masuk ke dalam ruangan kegiatan training hingga usai kegiatan semua peserta selalu menerapkan Prokes ketat, yakni menjaga jarak, menggunakan masker kesehatan, mencuci tangan/menggunakan handsanitizer, pengecekan suhu tubuh sebelum memasuki ruangan,  bahkan semua tim motivator di swab sehari sebelum pelaksanaan training 

Diakhir kegiatan salah seorang Polwan menyampaikan testimoni jika dirinya merasakan jika tubuh dan pikirannya menjadi lebih imbang, stres beban kerja dan masalah-masalah jadi plong seperti tanpa beban. (Eko Purwono)


share on: