Di Hadapan Ribuan Purnawirawan TNI, Prabowo Nyatakan Pantang Mundur dari Pencapresan

share on:
Prabowo Subianto di tengah ribuan purnawirawan TNI, di JEC Yogya, Rabu (3/5/2023) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Ketua Umum Partai Gerindra yang juga Menteri Pertahanan, Letjen TNI (Pur) Prabowo Subianto menegaskan, dirinya pantang menyerah dalam pencapresan sehingga pada Pemilu 2024 akan maju sebagai kandindat Capres dari partai yang dipimpinnya.

“Pantang meyerah merupakan bagian dari jiwa dan sikap TNI. Saya juga dari TNI. Banyak dibimbing oleh para senior TNI. Jika di diri saya ada baiknya, itu berkat bimbingan dan jasa para senior. Jika ada jeleknya adalah karena dari diri saya sendiri,” ungkapan Prabowo Subiyanto saat berbicara pada Reuni Akbar dan Halal Bi Halal Purnawirawan di Gedung Jogja Expo Center (JEC),  Rabu (3/5/2023) sore.

Ia menyatakan, memang banyak pihak yang ngenyek (mengejek) bahwa Prabowo gak malu sudah beberapa kali kalah dalam pencapresan. Namun hal itu adalah bagian dari jiwa TNI untuk menjadikan jiwa dan raganya bagi nusa bangsa hingga akhir hayatnya.

Kalah atau menang dalam.pencapresan bukan masalah. Namun perjuangan harus selalu ditempuh oleh para purnawirawan TNI. Jika pada Pemilu tahun 2019 yang berhasil memenangkan adalah saudara Joko Widodo itu kenyataan. Penyebabnya pada pihak lawan (Prabowo) masih kurang adanya kebersamaan yang matang.

“Bangsa dan negara akan maju, adil dan makmur jika ada kebersamaan. Saya oleh Presiden Joko Widodo diminta untuk menjadi Menhan. Bersedia kareana alasan untuk kebersamaan pula. Ini bagian dari pengabdian untuk mengarah kepada kemajuan bangsa dan negara,” tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan adalah teman. Sehingga jika nantijya terjadi pesta demokrasi Pilpres 2024, semua harus bersikap baik dan jangan sampai saling menjelekkan.

“Dalam pesta demokrasi kita biasa saja, berbuat terbaik, jangan mudah terprovokasi. Selain itu harus mampu beradu program. Pemerintahan Bapak Joko Widodo cukup berhasil di bidang ekonomi dan lainnya. Dari 200 negara tingkat peremonomiannya pada urutan belasan. Negara lain banyak ambruk dan bangkrut perekonomiannya akibat pandemi. Namun Indonesia mampu bertahan,” ujarnya.

Sedangkan untuk meningkatkan peremonomian Indonesia di masa mendatang, diperlukan pemimpin yang mampu memajukannya. Kata kuncinya adalah harus ada kebersamaan. Harus ada program yang jitu untuk peningkatan perekonomian. Itu dapat diempuh melalui berbagai program antara lain pengolahan sumber daya alam. Pengolahan udang menjadi serbuk sehingga harganya menjadi berlipag.

Pada kesempatan reuni akbar ini dihadiri oleh sekktar 10.000 masa dari DIY dan Jateng, nampak hadir pula pafa tokoh dua.siantaranya Jenderal (Purn) Wiranto dan Subagyo HS. (Spd)

 


share on: