Yogyapos.com (WONOSOBO) - Pj Gubernur Jawa Tengah diwakili Bupati Wonosbo Afif Nurhidayat secara resmi membuka TMMD Reguler ke 120 di Kodim 0707/Wonosobo. Pemukaan dihadiri Danrem 072 Pmk Brigjen TNI Zainul Bahar berserta rombongan dan Dandim Letkol Inf Helmi, di Lapangan Timbang Leksono, (8/5/2024).
Bupati menyampaikan, pelaksanaan TMMD mengedepankan gotong royong. Itu keungulan yang ditonjolkan sehingga sangatlah tepat menjadi program unggulan TNI dalam membantu Pemda.
BACA JUGA: Soliditas Peradi Yogya Kian Rekat, Halal bi Halal Idul Fitri 1445 H Dihadiri Ratusan Anggota
Gotong royong serta persatuan dan kesatuan, merupakan kunci penting yang mampu mengantarkan bangsa kita, menuju era kemerdekaan dan kemajuan pembangunan saat ini. Prinsip ini pula yang mendasari penyelenggaraan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-120 Tahun Anggaran 2024.
“Ini sebagai bentuk komitmen moral TNI dan pemerintah kepada rakyat, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah, sekaligus untuk melestarikan semangat gotong royong antara Pemerintah Kabupaten, TNI, Desa, dan masyarakat,” tandas Bupati.
BACA JUGA: Bupati Abdul Halim Muslih: TMMD Menjadi Penopang Kemajuan Desa
Bupati berharap penyelenggaraan TMMD dapat menyatukan karsa seluruh masyarakat Desa Timbang untuk turut serta membangun desanya. Apalagi mengingat bahwa pengentasan permasalahan seperti kemiskinan, stunting, pernikahan dini, ancaman narkoba, hingga memperkuat semangat nasionalisme dan patriotisme serta sikap sadar hukum, memerlukan sinergi peran dari berbagai elemen, termasuk masyarakat sebagai garda terdepannya.
Disamping itu, TMMD Reguler Ke-120 Tahun Anggaran 2024 yang dititikberatkan pada sarana-prasarana dan akses jalan yang baik. Hal ini tepat, khususnya mengingat potensi pertanian dan perkebunan Desa Timbang menjadi unggulan. Sehingga pembangunan dapat membantu agar mobilisasi pertanian dan perkebunan semakin lancar dan berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat.
BACA JUGA: Berkunjung ke Kodim Temanggung, Danrem 072/Pmk Imbau Prajurit Utamakan Kesehatan
“Alhamdulillah, kolaborasi dan gotong royong juga tercermin dalam pembiayaan pembangunan pada penyelenggaraan TMMD, menunjukkan antusiasme masyarakat yang patut didukung, diapresiasi, dan diwadahi,” harapnya.
Program TMMD kali ini meliputi; Pertama, pembangunan rolak jalan sebagai penghubung antar kampung dan akses jalan pendekat ke pusat pemerintahan desa, berasal dari anggaran APBD Provinsi Jawa Tengah. Kedua, pembangunan senderan, rolak jalan, betonisasi, jembatan, dan drainase, berasal dari APBD Kabupaten Wonosobo, guna memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan. Ketiga, terdapat pula pembangunan senderan dan rehabilitasi madrasah yang berasal dari Anggaran Desa, yang merupakan bentuk kontribusi dari Desa terhadap pelaksanaan TMMD. Keempat, akan dilaksanakan pula pembangunan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) yang berasal dari anggaran Bantuan Keuangan (Bankeu) Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Perhubungan Kabupaten Wonosobo. (*)
