Yogyapos.com (YOGYA) - Perwakilan atlet dan pelatih pemenang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) DIY diberi simbolis penghargaan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Yogya yang totalnya hampir 400 juta rupiah. Acara tersebut dilaksanakan di Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kota Yogya pada Rabu (27/04/2022) siang.
Wakil Walikota Yogya, Heroe Purwadi mengatakan pihaknya menyerahkan penghargaan dalam bentuk uang kepada para atlet yang berprestasi di POPDA DIY yang dilaksanakan pada tanggal 14 hingga 18 Maret 2022 dengan mempertandingkan 29 cabang olahraga. Peserta yang hadir di Dinas Dikpora diwakilkan oleh 7 cabang olahraga dari total 29 cabang olahraga yang dipertandingkan.
“Hari ini menyerahkan penghargaan dalam bentuk uang ke teman-tean atlet, yang telah berjuang bersama-sama di POPDA yang diselenggarakan tersebar di beberapa wilayah DIY. Proses untuk menjadi juara jauh lebih penting,” ujarnya saat memberikan pidato di Dinas Disdikpora, Rabu (27/04/2022).
Ia melanjutkan, hal itu dikarenakan telah menunjukkan konsistensi dan komitmen dalam olahraga, sehingga berakhir berbuah bonus prestasi karena kesungguhan kita. Hal itu karena fokus dan perhatian untuk berlatih dan ketika bertanding menunjukkan hasil yang terbaik.
“Saya bangga dan kebanggaan dari seorang atlet, siapapun itu sudah mempersiapkannya dengan baik untuk meraih tujuan. Itu rasanya berbeda kalau kita tidak mempersiapkannya dengan baik,” tutur Heroe.
Menurutnya, hadiah ini merupakan bayaran dari para atlet berlatih dan pelatih yang melatih. Inilah buah dari apa yang kita tanam.
Ia menjelaskan, para atlet yang mendapat penghargaan tersebut saat ini sudah masuk dalam jajaran atlet elit POPDA DIY.

Wakil Walikota Heroe menyerahkan penghargaan secara simbolis kepada atlet POPDA 2022 || YP-Arif Kusuma Fadholy
Heroe meneruskan, tantangan ke depan tidak akan pernah berhenti dan para atlet pasti ingin berprestasi lebih baik lagi. Semua pihak harus berusaha mempertahankan yang ada dan terus berusaha meningkatkan prestasi ke depannya.
“Meskipun kita (Kota Yogya) juara dua, tapi kalau ditotal perolehan medali kita juara 3. Kita harus memperbanyak prestasi atlet ke depannya,” tegasnya.
Selain atlet yang diperbanyak, lanjut Heroe, pembangunan fasilitas olahraga atau GOR nonbola juga harus diperbanyak. Dikarenakan hal itu penting untuk penhembangan prestasi olahraga di Kota Yogya.
Kepala Dinas Disdikpora, Budi Santosa Asrori menerangkan, tahun ini Kota Yogyakarta ada peningkatan dari POPDA sebelum-sebelumnya. Dahulu lebih banyak menjadi juara ketiga, tetapi saat ini bisa menjadi juara kedua.
Diketahui, tahun ini Kota Yogya di POPDA mendapat 55 medali emas, 60 medali perak, dan 60 medali perunggu. Sedangkan Bantul yangvjuara 1 mendapat 92 medali emas, 62 medali perak, dan 68 medali perunggu. Sedangkan Sleman di peringkat ketiga mendapat 53 medali emas, 71 medali perak, dan 89 medali perunggu.
“Ini harus menjadi PR kita, hasil tahun ini harus dievaluasi. Ke depan harus bekerja lebih keras, agar berprestasi lebih baik lagi. Minimal mendekati juara 1 dan jangan sampai juara 3,” ujarnya.
Ia menjelaskan, untuk atlet dan pelatih total tali asih yang diberikan sebanyak hampir 400 juta rupiah atau Rp395.525.000. (Arif KF)
