Yogyapos.com (BANTUL) - Gara-gara 4 pedagang dinyatakan positif terpapar Covid-19, Pasar Semampir yang terletak di Kalurahan Argorejo, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul ditutup sementara waktu.
Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Bantul, Sukrisna Dwi Susanta mengatakan empat pedagang yang beraktivitas di pasar pada Selasa, 9 Februari terkonfirmasi positif Covid-19. Sehingga mereka menjalani karantina, sedangkan pasar ditutup.
“Kami melakukan penutupan sementara pasar tersebut, karena ada 4 pedagang yaid-19. Langkah ini dilakukan demi menangkal persebaran virus,” katanya.
Penutupan pasar ini selama sepekan, mulai Kamis-Rabu (11-17/2/2021). Pedangang yang terkonfirmasi positif ini diketahui bolak-balik ke Pasar Mbabrik.
Sementara Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bantul, Sri Joko Wahyu Santoso mengatakan Satgas Kapanewon dan Puskesmas diminta untuk segera melakukan tracing, testing dan treatment (3T). sasaran tracing adalah semua pedagang pasar yang beraktivitas di pasar tempat pasien berjualan.
“Semua pedagang pasar, terlebih yang melakukan kontak erat harus ditracing,” jelas Sri Joko.
Panewu Sedayu, Sarjiman menjelaskan bahwa beberapa pedagang juga berjualan di Pasar Babrik, Kalakan, Argorejo, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul. Sehingga penutupan sementara dan tracking juga akan dilakukan di pasar tersebut. Saat ini baru dilakukan pendataan untuk tracking.
“Penutupan sementara dan tracking juga dilakukan di Pasar Babrik,” jelas Sarjiman.
Hingga saat ini empat orang yang terkonfirmasi Covid-19 mengalami gejala dan ada pula yang orang tanpa gejala (OTG). Yang bergejala dirujuk ke rumah sakit, yang OTG melakukan isolasi mandiri di rumah. (*)
