Yogyapos.com (SLEMAN) - Sebanyak 168 anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu 2024 dilantik di GOR Kalurahan Lumbungrejo, Kapanewon Tempel, Kamis (25/1/2024).
Ketua PPS Lumbungrejo Tempel Sihbudi Daryanto mengatakan pasca dilantik anggota KPPS akan langsung mengikuti bimbingan teknik (bimtek) di wilayah masing-masing.
BACA JUGA: Dukungan Ribuan Warga Boyolali, Sudirman Said: Ini Bukan Massa Berseragam dan Dimobilisasi
“Bimtek akan dilaksanakan besok, Jum'at (26/1/2024). Dalam bimtek itu ditargetkan semua anggota KPPS harus bisa dan mengikuti secara seksama. Jadi harus bisa semuanya, dan langsung kami monitoring,” jelas Sihbudi.
Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari dalam sambutan yang dibacakan Ketua PPS Lumbungrejo, menyampaikan KPPS sangat penting perannya sebagai Penyelenggara Pemilu, sebagaimana diatur dalam Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum.
“Salah satu tugas KPPS adalah melaksanakan pemungutan dan penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS),” kata Hasyim Asy’ari.
BACA JUGA: Seperti Yenny Wahid, Adhi Massardi Tegaskan Tak Ada Pesan Gus Dur Sebut Prabowo akan Jadi Presiden
Diungkapkan, pada hari ini, Kamis 25 Januari 2024, dilakukan pelantikan KPPS sebanyak 5.741.127 orang untuk 820.161 TPS. Lokasi pelantikan KPPS tersebar pada 71.000 titik.
“Pelantikan pada hari ini juga ditandai dengan penanaman 5.709.898 bibit pohon secara serentak di lokasi pelantikan,” ujarnya.
Lebih lanjut, KPU menyadari dengan tercetak banyaknya logistik Pemilu berbahan baku kertas, memberikan dampak signifikan terhadap kelestarian alam. “KPU memandang pentingnya penanaman bibit pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan,” tandasnya.
BACA JUGA: Debat Cawapres, Nabil Kalabe'en: Gibran Lelah, Mahfud Elegan, Muhaimin Iskandar Cetar!
Total kebutuhan kertas dengan berbagai jenis untuk logistik Pemilu 2024 sekitar 65.998 ton atau setara dengan 65.998.000 kilogram kertas.
“Kebutuhan tersebut dapat diganti dengan menanam 5.709.898 bibit pohon. Maka diharapkan setiap bibit pohon akan mengganti 11,6 kilogram kertas,” ungkapnya.
Berdasarkan hal tersebut, maka apabila dihitung jumlah bibit pohon 5.709.898 dikalikan 11,6 kg adalah sama dengan 66.234.816 kg atau 66.234 ton.
“Jumlah tersebut hampir setara atau sebanding dengan kertas yang digunakan dalam Pemilu 2024,” ucapnya.
Hal ini sebagai simbol rasa syukur kepada Allah Tuhan Yang Maha Kuasa, rasa terima kasih kepada bumi, dan ikhtiar reboisasi terhadap pohon yang berkontribusi untuk pemenuhan logistik berupa kertas dalam Pemilu 2024.
Pelantikan secara serentak ini mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk tiga kategori rekor, yaitu, Pertama, Pelantikan secara serentak anggota penyelenggara pemilu terbanyak. Kedua, Bimbingan Teknis secara serentak kepada anggota penyelenggara pemilu terbanyak. Ketiga, Penanaman Bibit Pohon terbanyak secara serentak oleh anggota penyelenggara pemilu terbanyak.
BACA JUGA: Debat Cawapres, Dr Syahganda Nainggolan: Saya Berterima Kasih pada Muhaimin Iskandar dan Mahfud MD
“Kami berharap agar Anggota KPPS dalam bekerja berpedoman kepada ketentuan perundang-undangan, kode etik penyelenggara pemilu, bekerja secara profesional, berintegritas, bertanggung jawab dan transparan,” tandasnya.
Demikian juga Anggota KPPS agar bekerja dengan niat kuat untuk meningkatkan kualitas layanan kepada pemilih untuk dapat menggunakan hak pilihnya pada kegiatan pemungutan suara dan penghitungan suara di TPS.
Selain itu penanaman bibit pohon dilaksanakan di masing-masing desa/kelurahan dan di TPS nya masing-masing. “Satu KPPS menanam satu bibit pohon,” imbuh dia. (*/Opo)
