Zefana Adelia Sabet Dua Medali Perunggu 'Wushu' di Asean Universtity Games 2024

share on:
Zefanya Adelia Sidharta

Yogyapos.com (SLEMAN) - Zefanya Adelia Sidharta, mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) berhasil meraih 2 medali perunggu sekaligus pada cabang olahraga Wushu kategori Taijiquan dan Taijijian Asean University Games (AUG) 2024 yang diselenggarakan sejak 25 Juni sampai 6 Juli 2024, di Surabaya, Jawa Timur. 

BACA JUGA: Seru! Bupati Kustini Naik Andong Hadiri Nikah Massal di Masjid Suciati

AUG merupakan ajang olahraga dua tahunan yang melibatkan para atlet dari perguruan tinggi di 11 negara anggota ASEAN dan diselenggarakan dibawah naungan ASEAN University Sports Council (AUSC). Menurut Zefanya, tahun ini Indonesia berhasil meraih peringkat pertama dengan perolehan 71 emas, 56 perak, dan 37 perunggu.

Olahraga seni beladiri Wushu ternyata sudah ditekuni Zefanya sejak ia masih kecil. Kecintaannya terhadap Wushu menjadi bukti bahwa prestasi bias ditorehkan dari mana saja jika seseorang giat disiplin dan mau menekuni talenta yang diberikan.

BACA JUGA: Kenneth Trevi Rilis Single 'Nama Terbaik' Ungkapan Kasih Sayang Ibu

“Latihan persiapan AUG ini memakan waktu yang nggak sebentar, dibutuhkan latihan intens untuk bisa memantapkan diri dan mental untuk terjun ke kompetisi internasional. Selama ini aku latihan hampir setiap hari, kecuali hari Minggu, di Yayasan Wushu Indonesia Sinduadi. Secara teknis, sasana ini sudah ‘melihatku’ berlatih sejak aku masih kecil,” tutur mahasiswi Angkatan 2021 ini. 

Kejuaraan AUG yang diselenggarakan di tengah ujian akhir semester menjadi tantangan tersendiri bagi Zefanya. Ia menuturkan bagaimana ia harus cermat membagi waktu antara belajar dan berlatih agar kedua aspek tersebut dapat terimbangi dengan baik.

BACA JUGA: Selalu Ada Cinta di 'Kopi Cinta' Dewo PLO Jalan S Parman Yogyakarta

“Pertandingan yang berlangsung ditengah UAS sering bikin aku cemas bagaimana membagi diri untuk bertanding atau mengerjakan UAS yang sifatnya kelompok. Untungnya beberapa dosen bisa diajak kerjasama sehingga aku diberi keleluasaan untuk mengikuti ujian susulan. Kebijakan seperti ini yang menunjukkan bahwa kampus mendukung mahasiswanya berprestasi secara non-akademik”, ungkapZefanya.

Karir cemerlang Zefanya Adelia menjadi bukti bahwa ternyata masih banyak atlet muda yang berprestasi di luarkelas, tetapi tidak melupakan pendidikannya. Ia juga berpesan kepada mahasiswa UAJY lainnya untuk tetap fokus dan konsisten terhadap target dan tidak menyerah dalam meraih mimpi mereka. (*)


share on: