Yogyapos.com (SLEMAN) - Seiring pelonggaran penggunaan masker saat berada di tempat terbuka, sejumlah destinasi di Sleman tidak saja mulai menggeliat tetapi juga sudah mendekati situasi normal. Memanfaatkan momen Hari Jadi ke-106 Kabupaten Sleman, dinamika wisata Sleman mengalami peningkatan tajam. Antusiasme pelaku dan pengelola wisata disambut dengan kehadiran pengunjung dari berbagai wilayah.
"Saat ini protokol kesehatan terkait pencegahan Covid-19 sudah menjadi budaya ditengah masyarakat. Terkait itu seni pertunjukan di ruang terbuka mulai dapat digelar dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” tandas Ir Suparmono MM.
Dalam pantauan yogyapos.com, pusat jajanan, kuliner dan cindera mata atau oleh-oleh khas di kawasan Kaliurang dipadati pengunjung. Sementara itu beberapa penyedia jasa jeep Merapi diserbu wisatawan hingga harus mengalami antrean untuk bisa berpetualang di lekuk Merapi. Kawasan Kali Boyong dan Kali Adem pun dipenuhi oleh jeep wisata. Sejumlah kantung parkir sejak gerbang masuk wisata Kaliurang pun dipenuhi oleh kendaraan dari luar kota. Kepadatan yang sama juga terjadi di kawasan Tlogo Putri Kaliurang, banyak wisatawan yang gembira ria mengendarai skuter atau menari bersama di depan panggung pentas seni.
Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Aris Herbandang mengakui pihaknya memang memulai kembali pertunjukan seni di sejumlah destinasi.
"Di kawasan Kaliurang ini kita gelar pentas seni walaupun secara frekwensi belum dapat dijadwalkan seperti masa sebelum pandemi. Kita masih menerapkan protokol kesehatan secara proporsional sebagai bentuk kehati-hatian bersama,” tuturnya.
Gelar seni pertunjukan perdana di destinasi wisata kawasan Kaliurang yang selama pandemi terhenti dikemas sedikit berbeda. "Pertunjukan seni kami gelar di ruas jalan bawah Tlogo Putri Kaliurang pada libur Kenaikan Isa Almasih Kamis 26 Mei 2022. Pertunjukan seni tari dan musik digelar dengan format pertunjukan seni jalanan agar lebih dekat dengan wisatawan dan pengunjung juga dapat berinteraksi langsung,” lanjut Aris.
Sedangkan Kasie Atraksi dan Ekonomi Kreatif Rini Wahyu Hestari menjelaskan pentas seni pada liburan hari ini dimeriahkan penampilan Sanggar Tari Sekar Jayashree.
"Kita menggelar flash mob Tari Beksan Wanara Satus Kethek Mudun Gunung di tempat yang lingkungannya memang banyak kera ekor panjang di sana. Flash mob kami gelar dua kali yakni pukul 10.00 dan 14.00 WIB. Jeda waktu diisi musik Neo Kustik dan Rebo Ngeslow, jelasnya.
Adanya interaksi dalam ekspresi seni antara seniman dan pengunjung di destinasi wisata ini sambungnya, akan memberikan keseruan dan pengalaman tersendiri bagi wisatawan. (Iud)
