Warga Pusmalang Geruduk Kantor Kalurahan Wukirsari, Ada Apa?

share on:
Pertemuan warga Pusmalang dengan Dukuh Musta'in Romli yang difasilitasi oleh Pemkal Wukirsari dan BPKal Wukirsari || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (SLEMAN) - Puluhan warga Padukuhan Pusmalang mendatangi kantor Kalurahan Wukirsari Cangkringan, Selasa (1/8/2023), meraka mendesak dukuh setempat Musta'in Romli bertanggungjawab atas laporan keuangan takmir Masjid Jami.

Warga menilai dukuh yang juga selaku Ketua Takmir Masjid Jami sebagai pengurus lama tak becus menyusun laporan keuangan selama dia menjabat, bahkan diketahui ternyata telah membuka rekening pribadi untuk menghimpun donasi untuk program rehab masjid, sehingga warga makin geram.

Bahkan dalam rapat sebelumnya dukuh meminta waktu selama 3 hari untuk merampungkan laporan, namun faktanya hingga bulan Juli 2023 belum ada realisasi.

“Dengan belum dibuatnya penyusunan laporan keuangan dari pengurus takmir lama menyebabkan pengurus baru terkendala dalam melaksanakan program rehab Masjid Jami,” kata Wakil Ketua Takmir Masjid Jami Pusmalang, Mulyadi.

Diungkapkan, ketika dilakukan rapat pengurus pada 20 Mei 2023 di Masjid Jami yang juga dihadiri sejumlah pejabat kalurahan yang bersangkutan mengaku tidak membuka rekening pribadi, setelah ditelusuri ternyata keterangan tersebut tidak benar. Di sisi lain publik beranggapan bahwa uang masuk melalui salah satu pengurus bernama Suraja.

“Ternyata setelah dicek Musta'in membuka rekening yang namanya tercantum dalam iklan masjid, ini suatu kebohongan,” tandas Mulyadi.

Atas kesepakatan bersama yang dimediasi pihak kalurahan telah disepakati bersama, Mustain diberikan waktu 1 x 24 jam untuk segera menuntaskan laporan keuangan, jika tetap diabaikan warga akan membawa permasalahan ke rahah hukum.

“Tadi sudah disepakati, yang bersangkutan (Dukuh) untuk segera membuat laporan dalam waktu 1 kali 24 jam, kalau itu tidak dilaksanakan kami tuntut mundur dan akan melaporkan ke polisi,” cetusnya.

Saat dikonfirmasi, Dukuh Pusmalang Musta'in Romli mengaku terkendala dalam penyusunan laporan keuangan lantaran sulitnya berkomunikasi dengan pengurus yang lain sehingga laporan keuangan takmir tertunda.

“Karena perlu pendataan keseluruhan, sudah saya usahakan menyusun laporan keuangan, saya perlu hati-hati dalam melaporkan laporan ini,” sebut Romli.

Lurah Wukirsari, Handung Tri Rahmawan berupaya untuk menjembatani sehingga permasalahan segera teratasi dan berharap agar segera diselesaikan dengan baik sehingga program-program dan pembangunan di wilayah Padukuhan Pusmalang dapat berlangsung lancar.

“Tadi sudah dilakukan pertemuan antara warga dengan dukuh dengan melibatkan BPKal, sudah ada kesepakatan, dukuh diberi waktu 1 x  24 jam untuk menyelesaikan laporan keuangan takmir masjid,” kata Handung. (Opo)

 

 

 

 

 


share on: