Wana Rahayu Moyudan Bersiap Jadi Destinasi Wisata Baru

share on:
Para pengelola Wana Rahayu Kalurahan Sumberrahayu Kapanewon Moyudan, Minggu, 27/2/2022) || YP-Ist

Yogyapos.com (SLEMAN) - Kegagalan destinasi wisata sehingga tak bisa mendatangkan pengunjung selain disebabkan karena kurang intensnya penggalian potensi juga karena belum terbangunnya jejaring. Diperlukan sinergi dan kolaborasi diantara pemangku kepentingan untuk sama-sama memikul beban sesuai kewenangannya masing-masing. Dengan tetap mempertimbangkan karakter lokalitas, maka destinasi akan memiliki daya saing.

Demikian kesimpulan sarasehan dalam rangka pendampingan pariwisata yang dilakukan Dinas Pariwisata, perangkat Kalurahan Sumberrahayu dan para pengelola Wana Rahayu Kalurahan Sumberrahayu Kapanewon Moyudan, Minggu, 27/2/2022).

BACA JUGA:  Adira Finance Resmikan Karanganyar Desa Wisata Ramah Berkendara, Dimeriahkan Touring Motor

Hadir dalam acara itu Carik Sumberrahayu Novianto, Jagabaya Sumberrahayu Wahyu Purwa Aji, Drs M Iqbal Yusron MM HPI serta dua pendamping pariwisata yang ditunjuk Dinpar Sleman yakni Muhaiminul Adlil Haq (ASITA Yogyakarta) dan Wahjudi Djaja (Badan Promosi Pariwisata Sleman).

Sebagai wilayah yang berbasis pertanian, menurut Muhaiminul Adlil Haq, Moyudan mestinya mengeksplorasi budaya pertanian sebagai karakternya. Apalagi sudah ada beberapa tujuan wisata seperti Desa Wisata Kerajinan Gamplong, Pasar Belik Sonto, Studio Alam Gamplong dan Wana Rahayu.

“Kita tinggal mengembangkan dan mengemas paket wisata sesuai dengan travel pattern atau pola perjalanan wisata yang kita susun dari analisis potensi,” papar pria asal Lombok NTB yang akrab disapa Willy ini. Oleh karena itu, imbuhnya, semua pihak harus mau duduk bersama saling berdiskusi dengan meletakkan kepentingan bersama diatas ego masing-masing.

BACA JUGA: Desa Wisata Pandanrejo Purworejo Juara II ADWI 2021

Sementara itu Carik Sumberrahayu Novianto menyambut baik program pendampingan wisata ini sebagai upaya untuk mengangkat dan memasarkan potensi wisata Sumberrahayu agar semakin diminati wisatawan.

“Banyak potensi yang kami miliki, semoga dengan pendampingan ini bisa menyadarkan masyarakat tentang manfaat mengelola potensi masyarakat,” jelasnya.

Sedangkan Jagabaya Sumberrahayu Wahyu Purwa Aji yang juga Ketua Pengelola Wana Rahayu menyampaikan geliat pariwisata yang semakin meningkat. "Pagi tadi kita gelar senam massal yang diikuti dengan pengenalan Jeep Offroad yang merupakan paket wisata baru. Selain bisa mendatangkan pengunjung juga bisa meningkatkan pemasukan para penjual kuliner yang ada di Wana Rahayu,” tandasnya. 

BACA JUGA: Sandiaga Uno: Desa Wisata Simbol Kebangkitan Ekonomi Nasional

Menyambung keberadaan paket Jeep Offroad, Drs M Iqbal Yusron MM yang juga anggota Indonesia Offroad Federation (IOF) menyampaikan rencana digelarnya Jambore Jeep Nasional yang akan dilaksanakan awal Oktober 2022.

“Kita tadi sudah melakukan survei untuk kegiatan jambore jeep yang akan diikuti ratusan delegasi dari berbagai daerah. Semoga Wana Rahayu memenuhi kriteria penyelenggaraan meskipun jujur kita harus kerja keras untuk itu,” tandasnya.

Sedangkan Wahjudi Djaja dari BPPS Kabupaten Sleman menyampaikan pentingnya merespon alam untuk berbagai kegiatan dan paket wisata. "Kita bisa menggelar festival memedi sawah, lomba layangan atau festival kitiran. Ini sepertinya biasa, tetapi jika dikemas dengan apik akan menjadi karakter pariwisata Moyudan yang berbasis pertanian,” paparnya.

BACA JUGA:  Mahasiswa UIN Salatiga Ikuti PPL di Tiga Desa Wisata Sleman

Di tempat terpisah, Nyoman Rai Savitri SPsi Mec Dev, Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Usaha Pariwisata Dinpar Sleman menyampaikan bahwa pendampingan ini rencananya akan dilakukan selama tiga bulan. “Harapan kami selama tiga bulan ini para pengelola destinasi bisa bersinergi dan berkolaborasi untuk sama-sama memajukan pariwisata Moyudan. Manfaatkan keberadaan para pendamping agar kita semakin cepat mengejar ketertinggalan. Sinergi dan kolaborasi itu mudah diucapkan, tetapi biasanya sulit untuk dilaksanakan,” pesannya. (Iud)

 


share on: