Yogyapos.com (SLEMAN) - Wadah Komunikasi Antar Driver Aktif (Wakanda) turut memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) dengan melakukan doa bersama dan bakti sosial, di Gedung Serbaguna Beran, Sleman, Rabu (20/5/2026).
BACA JUGA: Bermula Hubungan Asmara Kini Saling Berperkara, RJ Masih Wacana
"Memperingati Harkitnas kali ini kita menempuh dengan cara berbeda dengan teman-teman menempuh dengan doa bersama dan baksos serta hiburan," ungkap Ketua Wakanda Yogyakarta, Rie Rahmawati kepada yogyapos.com, seusai menyampaikan sambutan.
BACA JUGA: TMMD ke-128 Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 Temanggung Resmi Ditutup, Ini Hasilnya
Ia menjelaskan, sengaja tidak mengikuti aksi konvoi diselenggarakan ojol lain sedangkan acara ini adalah bentuk solidaritas untuk mempererat hubungan driver dari seluruh aplikator. Tetapi tetap mengawal empat tuntutan yang disampaikan saat audiensi bersama DPRD DIY pada Senin lalu.
Suasana doa bersama || YP-Agung Dwi Purwanto
Diantaranya terkait pelanggaran regulasi Kepmenhub Nomor KP 1001 Tahun 2022, revisi Perpres Nomor 27 Tahun 2026 tentang perlindungan pekerja transportasi online, pembuatan undang undang trasportasi online, serta sejumlah kendala yang terjadi di lapangan.
BACA JUGA: HM Humas UPNVY dan Himakom UNY Sinergi Melalui 'Out to See'
Diketahui, Wakanda berdiri pada Februari 226 lalu. Anggotanya dari lintas aplikator yakni Wakanda Gojek, Grab, Maxim dan Jogja kita. “Dalam perayaan Harkitnas ini tidak melakukan konvoi, tetapi tetap mendukung solidaritan ojol,” jelas Rie.
Ia berharap kepada perintah agar lebih memperhatikan regulasi tentang ojek online serta memperhatikan tuntutan dari teman teman ojol.
BACA JUGA: Sosialisasi P4GN di Makorem 072/Pmk, Tak Ada Prajurit Mengonsumsi Narkoba
“Saya sadar bahwa tuntutan tidak bisa terpenuhi semua, tetapi kalau ada ruang dialog yang lebih tentu kami sangat senang,” pungkasnya. (Agn)
