Yogyapos.com (BANTUL) - Wakil Bupati Bantul Joko Purnomo mengatakan, program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2022 dibutuhkan oleh masyarakat dan Pemkab dalam membangun wilayahnya.
“Saya mengapresiasi, menyambut positif, berterimakasih kepada TNI dalam hal ini Kodim Bantul maupun Polres Bantul dan semua pihak yang melakukan pengerjaan TMMD,” kata Wabup Bantul Joko Purnomo, pada penutupan dan serah terima TMMD Sengkuyung Tahap II Bantul Tahun 2022, di Sendangsari Terong Dlingo kabupaten ini, Rabu (24/8/2022).
Diungkapkannya, melalui TMMD ini berhasil dilakukan perbaikan jembatan, gorong-gorong, talud, corblok, Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan gedung sekolah TK. Dengan adanya itu sekitar 20 KK yang semula terisolasi menjadi memperoleh akses jalan. Para siswa dan guru menjadi lebih nyaman dalam proses belajar mengajar (pbm).
“Ini merupakan wujud kemanunggalan TNI dengan masyarakat. Selain itu merupakan ujud sinergitas TNI, Polri, warga dan Pemkab Bantul dalam upaya membangun wilayah. Sangat berguna, karena dapat untuk memperkokoh NKRI. Maka diharapkan program ini bisa terus berlanjut dan berkesinambungan,” tambah Joko.
Sementara itu, Dandim Bantul Letkol Inf Arif Hermat, mengatakan TMMD Sengkuyung mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Tujuannya memberikan bantuan kepada masarakat.
Sedangkan Kapten Inf MB Berhen Suncoko selaku pelaksana proyek mengatakan, dalam TMMD kali ini bisa menghemat anggaran Rp 35.750.000. Jika dikerjakan dengan rekanan (pemborong) menghabiskan biaya Rp 360.750.000. Tapi melalui TMMD hanya menghabiskan biaya Rp 325.000.000.
Selain mengerjakan pembangunan fisik berupa, TMMD ini juga melaksanakan program non fisik antara lain berupa pendidikan penyuluhan kamtibmas, wawsan kebangsaan bela negara, mengatasi stunting dan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak. (Spd)
