Vincent Erly Juara 1 Duta Budaya DIY 2023, Harumkan STIE Pariwisata API

share on:
Larasati seusai menjadi Juara 2 Duta Keistimewaan || YP-Wahjudi Djaja

Yogyapos.com (SLEMAN) - Vincent Erly Septidwi Caesar, mahasiswa STIE 'Pariwisata API' Yogyakarta, berhasil menjadi Juara 1 Putra Pemilihan Duta Budaya Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2023.

Acara yang diselenggarakan oleh Ikatan Sahabat Pemuda Prestasi Indonesia ini diikuti oleh para pelajar se-DIY, berlangsung di Sleman City Hall, Kamis (15/6/2023).

Vincent lahir tahun 2003 merupakan mahasiswa Semester 4 Prodi Manajemen dengan Konsentrasi Pariwisata.

“Selama kurang lebih tiga bulan mengikuti karantina yang cukup padat. Dengan menjadi Juara 1 (Putra) Duta Budaya DIY 2023 secara otomatis dia akan mewakili DIY maju ke tingkat nasional di ajang pemilihan Duta Budaya Indonesia,” ujar Biro Mahasiswa STIE 'Pariwisata API', Andhyka Murti MPd kepada yogyapos.com Jumat, (16/6/2023).

Selain Vincent, mahasiswi STIE 'Pariwisata API' juga berhasil menorehkan juara di Ajang Pemilihan Putra Putri Keistimewaan DIY 2023 yang telah dilaksanakan 2 Juni 2023 di Sleman City Hall.

Finalis Duta Budaya DIY 2023 || YP-Wahjudi Djaja

Larasati Edies Adelia Sukma, mahasiswa semester 6, meraih Juara 2 Putra Putri Keistimewaan DIY 2023. Larasati telah melalui berbagai macam seleksi. Serangkaian karantina 4 bulan dengan proses seleksi yang sangat ketat meliputi seleksi administrasi, tes tertulis, wawancara 1, field program, unjuk bakat, wawancara 2, head to head challenge, karantina, dan seleksi malam puncak membuat wawasan serta relasinya meningkat pesat.

Vincent kepada yogyapos.com mengatakan merasa bersyukur di kompetisi pertama ini sangat happy dan enjoy untuk mengikuti alur di setiap kegiatan yang diberikan. “Ini tidak seperti kompetisi, karena semua finalis berkompetisi dengan rasa kekeluargaan, tidak ada rasa persaingan yang terlihat menonjol. Kami saling merangkul jika ada yang membutuhkan bantuan. Sungguh luar biasa bisa berkompetisi dengan perasaan yang senang tanpa adanya perselisihan diantara kami,” tuturnya. 

Sedangkan Larasati mengakui untuk menjadi Duta Keistimewaan butuh effort yang menguras tenaga, waktu & biaya sehingga saya bisa sampai Grand Final.

“Bergabungnya saya di Duta Kampus STIE 'Pariwisata API' sebelumnya menjadi nilai tambah penilaian. Saat mengetahui saya menang Juara 2 tentu rasa bangga luar biasa menyelimuti diri saya karena saya dapat masuk dan tergabung secara aktif dalam pelestarian Keistimewaan DIY. Dari sinilah saya percaya bahwa mahasiswa dapat berprestasi meskipun bukan dari kampus negeri,” tandas Larasati penuh kebanggaan. (Iud)

 

 

 

 


share on: