Ultah ke-55, Pengusaha Daliyo Legiyono Menggelar Jatilan dan Campursari

share on:
Pentas jatilan kreasi Turonggo Mudho Setyo Manunggal dan Campursari Irama Lestari yang diinisiasi pengusaha gamelan Daliyo Legiyono, Sabtu (19/8/2023) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Pengusaha gamelan Daliyo Legiyono (55) warga Pelem Lor Baturetno Kapanewon Banguntapan Kabupaten Bantul, menghibur masyarakat dengan menggelar kesenian jatilan kreasi Turonggo Mudho Setyo Manunggal dan Campursari Irama Lestari, di lapangan miliknya di dusun ini, Sabtu (19/8/2023).

Kagiatan ini dilakukan dalam rangka bersyukur memeringati hari ulang tahunnya ke 55 dan memeriahkan HUT ke-78 Kemerdekaan RI. 

“Selain bertujuan menghibur warga, gelaran acara kali ini juga untuk melestarikan, mengembangkan dan lebih memperkenalkan  campursari, jatilan dan kerajinan gamelelan,” kata Daliyo Legiyono, di sela berlangsung pentas jatilan ini.

Pentas jatilan digelar sejak pada pagi hingga sore hari. Sedangkan pentas  campursai pukul.20.00 WIB hingga 24.00 WIB.

Gamelan, jatilan dan campursari mempunyai nilai adiluhung sebagai peninggalan nenek moyang yang harus dijaga kelestariannya, bahkan dapat dikembangkan dengan kreasi sehingga mampu menjawab tantangan zaman.

“Seperti halnya jatilan yang ditampilkan kelompok anak-anak ini dengan maksud untuk mendidik anak-anak agar menyukai kebudayaan Jawa,” katanya.

Pada kesempatan kali ini juga digelar pemasaran produk UMKM setempat guna penguatan perekonomian, kebersamaan dan persatuan warga.

Legiyono sendiri hingga kini tetap memroduksi gamelan dan mempekerjakan para tenaga kerja perajinnya. Ia memrpoduksi gamelan itumelanjutkan pekerjaan almalhum ayahnya yaitu Daliyo selaku pengusaha gamelan terkenal dan akrab dengan sang maestro dalang almarhum Ki Hadi Sugito asal Toyan Wates Kulonprogo.

Dalam pentas kesenian ini, Legiyono juga setiap kali menyawer para pemain dan penonton. Acara juga dimeriahkan dengan pembagian hadiah. (Spd)

 


share on: