Yogyapos.com (SLEMAN) - Warga Padukuhan Lodoyong, Kalurahan Lumbungrejo, Kapanewon Tempel menjadi salah satu korban dari insiden kecelakaan truk Pertamina yang menabrak puluhan pemotor di Jalan Alternatif Transyogi Cibubur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (18/7/2022) sore.
BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-lakalantas-karambol-akibatkan-seorang-meninggal-dunia-2464
“Betul, ada salah satu warga Lodoyong menjadi korban kecelakaan di Cibubur, info terakhir dari pak Lurah tidak dimakamkan di Lodoyong Lumbungrejo,” kata Kanit Intel Polsek Tempel, Iptu Supriyanto saat dikonfirmasi yogyapos.com, Selasa (19/7/2022).
Sementara itu, Ketua RT 01 RW 21 Padukuhan Sedogan Kalurahan Lumbungrejo, Sih Budi Daryanto menjelaskan bahwa korban kecelakaan atas nama Siti Lailatul Hidayah merupakan warga Padukuhan Lodoyong RT 04. “Dari hasil musyawarah keluarga, rencananya jenazah akan dimakamkan di Cilengsi Jawa Barat,” ungkapnya.
BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-lakalantas-di-diy-meningkat-126-persen-5556
Dalam video beredar luas di sosial media, tampak sejumlah sepeda motor bergeletakan di antara truk Pertamina yang ada sekitar di lokasi kejadian, sementara terlihat korban yang belum dievakuasi.
Dikutip dari kompas.com, Dirlantas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Latif Usman mengatakan bahwa total korban jiwa dalam peristiwa tabrakan maut tersebut mencapai 11 orang.
“Untuk sementara, korban ada di RS Polri Kramat Jati, 11 orang meninggal dunia. Tapi ini masih kami cek ulang kembali, akan kami cek betul, identitas korban lebih lanjut. Kami akan libatkan tim Dokkes untuk melakukan pemeriksaan korban,” imbuh Latif.
Dari 11 orang korban yang sudah berhasil dihitung oleh polisi, Latif belum dapat memastikan apakah memang ada anggota TNI yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.
“Terkait korban anggota TNI, kami belum dapat memastikan. Datanya masih kami kumpulkan” ucap Latif singkat. (*/Opo)
