Yogyapos.com (SLEMAN) - Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sleman kembali menggelar agenda 'Tour de Merapi' tahun 2024 dengan mengusung tema Dolan Sleman Marai Tuman. Kegiatan ini mengajak peserta berkendara menyusuri desa-desa wisata di Sleman akan dilaksanakan pada Minggu (21/7/2024).
Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Ishadi Zayid mengatakan, Tour de Merapi menjadi ajang promosi wisata untuk menarik wisatawan tahunan.
BACA JUGA: Hakim Eman Sulaeman Kabulkan Praperadilan Pegi Setiawan, Penetapan Tersangka Tidak Sah
“Melalui tema Dolan Sleman Marai Tuman. Dinpar ingin mengajak wisatawan lagi dan lagi untuk mengunjungi Kabupaten Sleman,” ujar Ishadi kepada wartawan di kantornya, Rabu (10/7/2024).
Menurut Ishadi, Dolan Sleman Marai Tuman artinya orang yang datang ke Sleman itu sekali datang besok ingin datang lagi, karena tidak cukup sehari mengunjungi Sleman.
“Bahkan yang dikunjungi selalu menimbulkan kesan ngangeni sehingga orang datang dan datang lagi,” ungkapnya.
BACA JUGA: Dukung Pemajuan Kawasan Pansel, Pemkal Srigading Andalkan Wisata Perahu
Tour De Merapi tahun ini mengajak para peserta mengunjungi rute-rute desa wisata yang khas dengan fauna. Pendaftaran Tour de Merapi dibuka sejak 5 Juni 2024 dan berakhir pada 18 Juli 2024.
“Tour de Merapi akan dilaksanakan pada Minggu 21 Juli 2024 dengan titik start di Lapangan Pemda Sleman,” jelasnya.
Seluruh lapisan masyarakat bisa mengikuti tur ini. Dinpar tidak membatasi pada klub motor tertentu. Adapun syarat untuk mengikuti tur ini yakni peserta diwajibkan mengumpulkan fotokopi STNK dan SIM dan memakai kelengkapan berkendara selama tur. Dalam rutenya, para peserta akan disuguhi hiburan dan makanan lokal setempat. Suasana ini akan menambah pengalaman peserta tur menikmati destinasi wisata.
BACA JUGA: Sandiaga Uno Promosikan Desa Wisata Wanurejo Sebagai Destinasi Kelas Dunia, Ini Alasannya
“Jadi nanti makanannya juga makanan lokal yang ada di sekitar situ, jadi bukan makanan pesanan dari toko tapi makanan yang khas dari tempat-tempat yang disinggahi itu,”tuturnya.
Harapannya melalui acara ini, destinasi yang dijelajahi bisa terpromosikan, sekaligus memperkenalkan beberapa destinasi wisata yang selama ini belum dikenal oleh masyarakat melalui Tour de Merapi.
“Kemudian peserta Tour de Merapi ini di samping bisa menikmati juga bisa mengampanyekan bahwa di Sleman itu ada beberapa destinasi yang layak dikunjungi,” imbuhnya.
BACA JUGA: Potensi Ekonomi Kreatif Sleman Hadir di APKASi Otonomi Expo 2024 Jakarta
Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinpar Sleman Kus Endarto mengungkapkan target peserta dalam acara ini dipatok pada 300 kendaraan. Namun hingga saat ini peserta yang mendaftar sudah mencapai angka 295 kendaraan. Meski begitu, Dispas Sleman tetap membuka pendaftaran bagi masyarakat yang masih ingin berpartisipasi dalam tour.
“Para peserta juga berkesempatan mendapatkan sejumlah doorprize dalam agenda ini. Adapun doorprize yang dibagikan di antaranya ada dua unit sepeda motor, enam sepeda gunung, peralatan dapur dan masih banyak lagi,” sambung Kus Endarto. (Opo)
