Tombak Hagnyo Murni dan 17 Pusaka dari Seluruh Kapanewon di Bantul Dijamas

share on:
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menyerahkan Tombak Hagnyo Murni kepada Abdi Dalem || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Pusaka Kabupaten Bantul, Tombak Kyai Hagnyo Murni dan 17 tombak pusaka se-kabupaten ini dijamas, di Rumah Dinas Bupati, Trirenggo Bantul, Sabtu (12/8/2023).

Siraman dilakukan oleh Bupati Abdul Halim Muslih, Sekda Agus Budiraharjo dan Kepala Kundo Kabudayan Bantul Nugroho Eko Setyanto. Selain itu juga dilakukan oleh para Abdi Dalem Kraton Kasultanan Yogyakarta dipimpin oleh Temenggung Projo Suwasono.

Sebelum siraman, para abdi dalem terlebih dahulu memanjatkan doa dilengkapi sesaji sesuai dengan tatacara yang berlaku. Kemudian tombak yang disimpan di rumah dinas bupati itu diserahkan kepada  para abdi dalem oleh Bupati. Selanjutnya tombak dibawa ke pendapa untuk dijamas. Prosesi diiringi uyon-uyon

Usai siraman, tombak diboyong dan disimpan kembali di tempatnya semula oleh para Abdi Dalem.

“Tombak Kyai Berdapur Pleret yang sekarang dilakukan siraman merupakan pemberian Kraton Yogyakarta,” kata Buapati Bantul Abduln Halim Muslih dalam sambutannya.

Menurutnya, Hagnyo bermakna pemerintahan. Murni maknanya bersih atau suci. Maka Hagnyo Murni bisa diartikan pemerintahan kuat, yang baik atau suci.

Kepala Kundo Kabudayan Bantul Nugroho Eko Styanto, menyatakan prosesi siraman merupakan yang dilakukan setiap tahun. “Selain untuk merawat pusaka, kegiatan ini diharapkan juga untuk melestarikan seni dan budaya terkait dengan pusaka,” demikian Nugroho. (Spd)

 


share on: