Tingkatkan Wawasan Kader, Tim Penggerak PKK Poncosari Gelar Sosialisasi Gemar Membaca

share on:
Para kader PKK peserta sosialisasi pembudayaan kegemaran membaca, di Pendopo Kalurahan Poncosari, Srandakan, Bantul, Kamis (3/8/2023) || YP-Mufti

Yogyapos.com (BANTUL) - Mencerdaskan kehidupan bangsa adalah tujuan negara yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945. Membaca merupakan satu cara guna mencapai tujuan tersebut. Membaca sendiri akan menambah pengetahuan di luar bangku pendidikan formal, karenanya pembudayaan  kegemaran membaca penting.

“Hal itu sekaligus menjadi amanah Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan. Pasal 48 ayat (1) menyebutkan pembudayaan kegemaran membaca dilakukan melalui keluarga, satuan pendidikan, dan masyarakat,” ungkap pustakawan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bantul, M Mufti Abdul Majid, di Pendopo Kalurahan Poncosari, Srandakan, Bantul, Kamis (3/8/2023). 

Para narasumber

Dia memaparkan pentingnya membudayakan kegemaran membaca sejak usia dini. Kebiasaan membaca yang tertanam sejak kecil mampu membentuk karakter membaca hingga dewasa. Menurutnya, ada beberapa upaya sederhana bisa dilakukan melalui lingkungan keluarga.

“Membudayakan gemar membaca sejak dini membutuhkan peran ibu sebagai motivator dan contoh nyata. Bahkan ketika janin masih berada dalam kandungan. Sedangkan ayah mengupayakan tersedianya bahan bacaan baik berupa buku maupun majalah disesuaikan dengan usia anak,” ujarnya.

Upaya lain adalah menghidupkan kembali aktivitas mendongeng atau membaca nyaring (read aloud) sebelum tidur. Bila hal ini sudah terbiasa dan rutin, maka minat anak terhadap bacaan pasti tumbuh. Di samping itu mengalokasikan waktu khusus membaca bersama keluarga juga bagus.

“Mengajak anak ke tempat-tempat yang ada buku seperti perpustakaan, pameran, bazar, toko buku, atau taman bacaan akan memberikan alternatif anak melihat serta memilih sendiri buku kesukaannya,” jelas pustakawan yang sudah 20 tahun lebih berkecimpung di dunia perpustakaan.

Lebih lanjut disampaikan pula bagaimana upaya Pemerintah Kabupaten Bantul memfasilitasi dengan bahan bacaan, layanan, kegiatan, fasilitas pojok baca yang menunjang literasi masyarakat melalui Perpustakaan Daerah. Masyarakat boleh memanfaatkan semua fasilitas layanan di gedung perpustakaan, perpustakaan keliling, juga mobil digital.

Narasumber menyampaikan materi sosialisasi

“Layanan perpustakaan sudah berbasis internet. Aplikasi Bantul Pinter memungkinkan katalog online, pustaka digital, bahkan pendaftaran anggota siap diakses kapan pun dan dimana pun. Termasuk peminjaman dan pengembalian buku cetak. Asal ada jaringan internet semua bisa dilakukan. Coba saja akses di alamat perpusda.bantulkab.go.id,” tambahnya.

Kegiatan yang digelar Tim Penggerak PKK Kalurahan Poncosari bertajuk 'Sosialisasi Gemar Membaca' ini sebelumnya dibuka Lurah Poncosari, H Supriyanto SE SPt. Saat memberi sambutan ia menyampaikan aktivitas setiap orang tidak pernah lepas dari hape. Namun, bukan berarti kegiatan membaca lantas diabaikan.

Para peserta menyimak seksama pemaparan narasumber || YP-Mufti

“Membaca buku tetap penting sebagai penyeimbang agar keseharian kita tidak selalu didominasi hape,” lanjut Supriyanto.

Dia mengajak seluruh warga melalui kader PKK setempat bergerak bersama. Setiap kader dapat mengupayakan berbagai cara terutama kepada anak-anak supaya gemar membaca. Salah satunya menghadirkan Perpustakaan Daerah untuk berbagi pengalaman.

“Anak-anak adalah generasi penerus yang akan menentukan kelangsungan bangsa dan negara kita di masa mendatang,” tegasnya.

Sementara, Ketua Tim Penggerak PKK Poncosari, Marwatiningsih mengharapkan kegiatan Pokja II kali ini lebih memberikan wawasan tentang dunia membaca.

“Jangan sungkan-sungkan bertanya tentang apa saja terkait minat baca dan perpustakaan. Mumpung ada narasumber dari Perpustakaan Daerah bersama kita,” katanya di hadapan para kader PKK kalurahan dan pedukuhan. (Mufti AM)


share on: