Tiga Orang Meninggal Dunia Diduga Akibat Mengonsumsi Miras Oplosan, Dua Lainnya Kritis

share on:
Jazad salah satu korban dalam keranda sebelum dimakamkan || YP-Ist

Yogyapos.com (BANTUL) - Diduga akibat mengonsumsi minuman keras oplosan, tiga warga Kowang Padukuhan Puton Kalurahan Trimulyo Kapanewon Jetis Bantul meninggal dunia secara beruntun. Sedangkan dua orang lainnya masih kritis dirawat di RSPS Bantul, serta seorang lagi dirawat di rumahnya.

Menurut Kapolsek Jetis AKP Hatta Azharuddin Amrullah, ketiga korban yang meninggal yaitu MI (23), DK (24) dan IR (49). Dua korban meninggal terakhir adalah kakak adik. Sedangkan dua orang lainya yang sakit yaitu Kso (42) dirawat di RSPS dan Adam (21) rawat jalan.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-seorang-mahasiswa-tewas-usai-mengonsumsi-miras-oplosan-empat-tersangka-pengoplos-ditahan-8938

“Kelima orang itu berpesta minuman keras saat menjelang hajatan pernikahan adik dari salah seorang diantara mereka pada Minggu kemarin,” kata Kapolsek, Senin (17/10/2022).

Menurutnya, pesta miras dilakukan pada Kamis (13/10) malam usai pemasangan tenda untuk tempat pernikahan. Namun sehari sesudahnya, IR sempat pingsan dan pada Sabtu (15/10) pagi meninggal dunia dimakamkan pada sore harinya di pemakaman desa setempat. Kemudian pada Sabtu sore, korban DK ikut dilarikan ke rumah sakit. Namun malam harinya meninggal. 

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-130-botol-miras-disita-terdakwa-didenda-rp-15-juta-3274

“Kami belum menetapkan tersangkanya. Karena saksi kunci masih belum diminta keterangan dan sementara itu pembeli miras oplosan ini meninggal dunia yaitu DK dan IR,” katanya.

Tentang kandungan miras oplosan yang dikonsumsi seperti apa, Polsek Jetis juga belum bisa melakukan pengujian laboratorium. Sebab di tempat kejadian petugas hanya menemukan dua botol ukuran 400 ML dengan sisa miras sangat sedikit. Diduga kuat pembelian miras oplosan dilakukan secara bertahap. Dua botol habis, beli lagi dan terakhir satu botol.

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-polsek-gondokusuman-sita-128-botol-miras-1462

Ketua RT 07 Puton, Kirmanto, menyatakan kedua korban yang meninggal pada Sabtu mengalami gejala yang sama yaitu pusing, mual, tidak mau makan minum, dan sesak nafas.       

Sedangkan korban IR, sebelum dilarikan ke rumah sakit mengeluhkan sesak nafas dan penglihatannya kabur. Kedua kakak beradik mengonsumsi minuman keras namun tidak melakukan keributan.

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-sat-sabhara-polresta-yogya-amankan-203-botol-miras-1632

“Dimungkinkan miras oplosan yang dikonsumsi ini didapatkan dari teman-teman di lingkungan sekitar. Biasanya ada teman yang memiliki stok kemudian minta diganti,” katanya.

Menurutnya, akibat kejadian itu, maka hajatan pernikahan adik kedua korban tetap digelar namun dengan pembatasan jumlah tamu undangan yang hanya dari pihak keluarga saja. (Spd)

 


share on: