Yogyapos.com (SLEMAN) - Tiga buah granat jenis nanas yang diperkirakan masih aktif ditemukan di sebuah lokasi kandang ayam milik warga di wilayah Dusun Ngabean RT 001 RW 021, Kalurahan Banyurejo, Kapanewon Tempel, Sleman.
Kapolsek Tempel, Kompol Riyanto membenarkan adanya penemuan granat bentuk nanas, dikatakannya pihaknya mengetahui kejadian atas laporan warga dan pihak Kalurahan Banyurejo pada Minggu, 12 Desember 2021 pukul 09.30 WIB, langsung mendatangi dan mengamankan lokasi.
“Benar telah ditemukan tiga granat nanas di wilayah kami, pada Sabtu 11 Desember 2021, sekitar pukul 16.00 WIB. Bapak Eko Setyo yang pertama kali menemukan. Dia buruh yang beralamat di Ngabean RT 001 RW 021 Banyurejo, Tempel. Sudah kami amankan dengan melibatkan personel Gegana Brimob DIY,” ungkap dia didampingi Kanit Intel, Iptu Supriyanto menjawab konfirmasi yogyapos.com, Senin (13/12/2021).
Dibeberkannya, kronologis kejadian bermula pada hari Sabtu 11 Desember 2021 sekitar pukul 16.00 WIB pelapor memberi pakan ayam dan bersih- bersih kandang ayam, selanjutnya tanpa di sengaja pelapor menemukan barang berupa granas nanas berjumlah 3 buah, kondisi sudah berkarat namun diduga masih aktif.
“Begitu mengetahui menemuan tersebut selanjutnya pelapor menyimpannya dan keesokan harinya pada hari Minggu 12 Desember 2021 sekitar pukul 09.30 WIB pelapor melaporkan kepada anggota Babinkamtibmas dan Babinsa perihal penemuan granat di maksud, dimungkinkan masih aktif,” ungkap dia.
Penanganan selanjutnya diserahkan ke unit Jihandak Sat Brimob DIY. Kemarin sudah diamankan oleh tim Gegana Polda DIY sertai berita acara serah terima.
Jogoboyo Kalurahan Banyurejo, Irwan Darmanta terkait penemuan granat, dirinya menghimbau kepada warga jika menemukan barang yang diduga membahayakan, salah satunya dalam bentuk granat agar segera melaporkan kepada pihak terkait.
“Apabila ada warga yang menemukan sesuatu yang dirasa membahayakan tolong segera diinformasikan kepada pihak terkait dan jangan di sentuh. Kepada pihak terkait karena menurut informasi di lokasi tersebut merupakan salah satu markas pejuang, maka kami berharap untuk ditelusuri kebenarannya,” ujarnya. (Opo)
