Yogyapos.com (BANTUL) - Rabiul Awal merupakan bulan istimewa bagi umat Islam. Pada bulan inilah Nabi Muhammad SAW dilahirkan. Berbagai ungkapan cinta kasih umat kepada junjungannya mewarnai peringatan yang populer dengan sebutan maulid. Peringatan maulid sering digelar musola, masjid maupun pondok pesantren menyesuaikan tradisi dan budaya setempat.
Sebagaimana diungkapkan Ketua Takmir Masjid Kamaluddin Krapyak Wetan, Panggungharjo Sewon Bantul, Ridwanul Musthofa MPd, Jumat (07/10/2022) malam, rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati maulid sudah dimulai sejak September lalu. Diawali pembuatan gapura Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW dan pemasangan umbul- umbul di sekitar lingkungan masjid.
Ridwanul Musthofa MPd
“Kegiatannya berupa pembacaan maulidurrasul oleh grup-grup hadrah dari Krapyak dan sekitarnya. Bahkan dari luar DIY ada yang turut berpartisipasi mengisi gebyar acara ini,” ujarnya di sela kegiatan.
Menurut Ridwan, pembacaan maulidurrasul oleh grup hadrah berlangsung setiap malam pada 26 September sampai 7 Oktober pukul 19.30 WIB (12 hari). Sedangkan puncak acara maulid digelar Jumat malam (07/10/2022).
“Puncak acaranya diisi oleh grup hadrah An Najaah dari Krapyak Kulon, pengajian, dan doa bersama,” jelasnya.
Pelaksanaan kegiatan ini, tambah Ridwan, dibantu sepenuhnya oleh remaja Masjid Kamaluddin. Di samping itu, ada juga partisipasi donatur yang mencukupi kebutuhan terkait penyelenggaraan kegiatan. Ia mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak atas segala bantuan serta dukungannya.
“Kehadiran kita semua di majelis maulid suatu bukti kecintaan kepada Rasulullah SAW,” ucap Ridwan saat memberi sambutan pengajian.
Jamaah antusias mengikuti majelis maulid
Seluruh rangkaian kegiatan gebyar maulid di Masjid Kamaluddin dipungkasi dengan pengajian oleh kyai H Mustafid Enukhad SAg MSi dari Kedundang, Temon, Kulonprogo. Materi pengajian antara lain seputar kelahiran Nabi Muhammad, peran dan tugas kenabian, perintah shalat, dinamika Islam, dan bagaimana kiat mencintai rasul.
Pengajian dihadiri ratusan jamaah yang memenuhi halaman dan sepanjang jalan di lingkungan masjid. Yang unik pada puncak kegiatan adalah panitia membagikan sedekah berupa telur berwarna merah (endog abang) kepada para jamaah. (Muf)
