Yogyapos.com (SLEMAN) - International Undergraduate Program in Industrial Engineering (IUPIE) Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) menyelenggarakan Summer Program 2026 bertajuk Waste Management, di Ruang Seminar Kampus III Gedung St. Bonaventura UAJY, Senin (25/05/2026).
BACA JUGA: Kuasa Hukum Terdakwa Pemalsuan Merek Minta Kliennya Dibebaskan, Ini Alasannya
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknologi Industri (FTI) ini bertujuan memperluas pertukaran pengetahuan sekaligus mempererat kolaborasi antara mahasiswa lokal dan internasional.
BACA JUGA: Dugaan Korupsi Kredit BUKP Rp 2,1 M, Polresta Sleman Tetapkan 3 Tersangka
Ketua Program Studi Sarjana Teknik Industri UAJY, Ir Twin Yoshua R Destyanto ST MSc PhD IPM, membuka kegiatan dengan menyampaikan harapannya agar seluruh peserta dapat memperoleh pengalaman dan manfaat dari program internasional tersebut.
BACA JUGA: KDMP di Banyurejo Terbentuk, Tapi Masih Cari Lahan untuk Bangunan Fisik
“Saya berharap Anda dapat menikmati acara ini sampai akhir, dan sesi kita bisa mendapatkan hasil yang bermanfaat untuk sesama,” ujarnya.
BACA JUGA: Lurah Karangtalun Berharap Bendungan Ancol Segera Dibuka Untuk Destinasi Wisata
Sementara itu, Koordinator IUPIE, Mikha Meilinda Christina SSi MSc mengajak para mahasiswa untuk aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang telah disiapkan.
BACA JUGA: Danrem Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono Sholat Ied di Lapangan Yonif 403/WP, Khotib KH Muhlisun
“Kita akan menikmati pertunjukan dari masing-masing perwakilan negara dan bertukar cerita, selain itu, akan ada sesi live cooking. Semoga juga untuk para mahasiswa kita, bahkan yang berasal dari luar daerah, semoga acara ini tidak hanya menjadi SPAMA bagi kalian, tetapi terutama dapat menarik mahasiswa internasional lainnya,” ucap Mikha.
BACA JUGA: Kantah dan BNNK Kabupaten Sleman Satu Tekad, Bersama Memerangi Narkoba
Bertepatan dengan kegiatan International Day, acara dilanjutkan dengan pemaparan budaya dan pengalaman dari masing-masing perwakilan negara seperti Thailand, Filipina, Zimbabwe, dan Timor Leste. Setiap perwakilan juga menampilkan pertunjukan khas yang memperkenalkan budaya negaranya masing-masing.
BACA JUGA: BBWSSO Gercep Kerahkan Excavator Normalisasi Sungai Bulus, Warga Sampaikan Apresiasi
Kegiatan kemudian dilanjutkan ke sesi yang paling seru yaitu live cooking session. Sesi ini melibatkan mahasiswa IUPIE, peserta Summer Program 2026, dan jajaran dosen dalam kegiatan memasak sesuai dengan makananan khas negara masing-masing. Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi peserta untuk saling berbagi pengalaman, mempererat relasi, dan membangun kebersamaan lintas budaya.
BACA JUGA: 76 Indonesian Downhill Yogyakarta: Andy Prayoga Juara 'Men Elite', Milatul Khaqimah 'Women Elite'
Salah satu peserta, Clarence, menceritakan pengalamannya selama mengikuti kegiatan Summer Program 2026. “Kegiatan ini sangat bagus. Kami melihat berbagai fasilitas yang berbeda, mencoba beberapa makanan lokal, dan juga berinteraksi dengan masyarakat setempat,” ungkap Clarence.
BACA JUGA: SMA Muhi Yogya Salurkan 44 Ekor Kambing dan Siap Sembelih 6 Sapi
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan semakin memahami berbagai peluang internasional yang dapat mendukung pengembangan akademik maupun profesional mereka di masa depan. (*/Red)
