SSB Satria Pandanaran Sabet Juara Turnamen Sepakbola Usia Dini BSS#9 Piala Kadishub Bantul

share on:
Kemeriahan diakhir laga Turnamen Sepakbola Usia Dini Baturetno Super Series ( BSS#9) 2024 || YP-Ist

Yogyapos.com (BANTUL) - Sekolah Sepakbola (SSB) Satria Pandanaran Sleman berhasil menyabet sebagai jura 1 pada Turnamen Sepakbola Usia Dini Baturetno Super Series ( BSS#9) 2024 Piala Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Bantul Kelas Usia (KU) 2013 (13 tahun) yang berlangsung di Lapangan SSB Baturetno Banguntapan Bantul, Minggu (22/9/2024).

“Untuk hasil juara yang tanding pada hari pertama pertandingan pada hari ini ada empat tim,” kata Kepala Dishub Bantul, Singgih Riyadi didampingi Pembina SSB Baturetno, Sarjoko, Minggu (22/9).

Para penerima hadiah || YP-Ist

Ia menyampaikan, juara ke-1 SSB Satria Pandanaran Sleman. Juara ke-2 diraih SSB Bina Putra Wonosobo. Juara ke-3 (bersama) diraih oleh SSB Joker Muda Surabaya dan SSB Pandanaran Boyolali.

Para juara itu langsung menerima piala Kadishub Bantul yang penyerahannya pada petang hari. 

Sedangkan untuk KU lainya belum dapat diketahui karena memang belum masuk padq jadwal untuk dipertandingkan. Jadwal pertandingan turnamen kali ini berlangsujg selama 22 hingga 29 September 2024.

“Kami bersama Sekolah SSB Baturetno Bantul bertekad mengawal dan mensukseskan  turnamen ini hingga turnamen usai,” katanya.  

Menurutnya, turnamen ini dalam rangka menyemarakkan Hari Perhubungan Nasional sekaligus memetingati Ulang Tahun SSB Baturetno 2024.

Ini bertujuan menjalin persaudaraan antar SSB di DIY - Jateng dan sekitarnya. Untuk uji tanding anak-anak SSB sekaligus mendekatkan eksistensi Dishub Bantul kepada masyarakat luas.

Jumlah pesertanya ada 79 tim dari SSB Se DIY-Jateng dan sekitarnya. Untuk kategori kelompok usia (KU) 2015 ada sejumlah 12 tim, KU 2014 sejumlah 22 tim, KU 2013 sebanyak 24 tim dan untuk KU 2012 ada 21 tim.

Pelaksanaanya untuk KU 2015 pada 21 September. KU 2013 pada 22 September. KU 2014 pada 28 September dan KU 2012 29 September 2024.

Menurut Panewu Banguntapan, I. Noman Gunarsa, turnamen ini sangat positif dalam menciptakan peluang ekonomi warga dengan cara berjualan kuliner, penyediaan penginapan bagi para pemain dan timnya yang jumlahnya relatif banyak.

Pembagian piala kejuaraan || YP-Ist

“Selain itu juga menguatkan edukasi dan minat olah raga bagi masyarakat terutama anak-anak. Kegunaan lainya memberikan hiburan dan wisata bagi masyatakat,” katanya.

Sedangkan menurut Kabid Olah Raga Dinas Pendidikan Dasar Kepemudaan dan Olah Raga Bantul, Andus, turnamen ini juga bagian dari pendidikan olah raga yang menjadi garapan dinas.

“Maka kami tentunya juga mendukung bahkan mengupayakan agar semakin maju dan kuat,” tutur Andus.

Pantauan yogyapos.com, masing-masing tim nampak bersemangat dalam bertanding meski cuaca dan udara cukup panas. (Spd)

 

 

 


share on: