Srawung lan Sinau Air Susu Ibu, Kini di Ada Sleman

share on:
Bupati Sleman Kustini || YP-Agung Dwi Purwanto

Yogyapos.com (SLEMAN) - Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo, dalam pringatan Pekan Menyusui Sedunia tahun 2022, membuka kegiatan bertajuk Srawung Lan Sinau Asi, di Pendopo Rumah Dinas Bupatin Sleman, Rabu (3/8/2022).

Acara yang mengangkat tema ‘Step up for Breastfeeding Educate and Spport’ digagas oleh Forum Alumi HMI Wati (Forhati) Majelis Wilayah DIY Sanggar ASI Yogya.

Koordinator Presidium Forhati MW DIY, Ida Siti Nurhayati mengucapkan terima kasih pada Pemkab Sleman yang telah mendukung teraelenggaranya acara tersebut. Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan sumbangsih kepada masyarakat terkait kesadaran memberikan ASI kepada anak. Dengan begitu nantinya dapat menekan angka stunting DIY pada umumnya dan di Kabupaten Sleman khususnya.

“Sehingga nantinya anak anak kita dapat tumbuh berkembang baik bisa menjadi generasi penopang bangsa dan negara,” ungkapnya. 

Sementara itu Bupati Kustini, menyambut baik serta mengapresiasi diadakan acara Srawung Lan Sinau ASI tersebut. Mengingat ASI merupakan makanan utama memenuhi kebutuhan nutrisi untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi. Maka kata Kustini sudah seharusnya ibu menyusui mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat.

“Proses menyusui yang memakan waktu hingga dua tahun membutuhkan komitmen kuat baik dari ibu, keluarga, ruang lingkup kerja, pemerintah dan warga masyarakat,” ujar Kustini.

Sebagai bentuk dukungan Pemkab Sleman bagi pelasaknaan ASi Eksklusif telah mengatur kebijakan Perbub Sleman Nomor 38 Tahun 2015 tentang Inisiasi Menyusui Dini dan Pemberian Air Susu Ibu Eklusif ,Kemudia kebijakan ini tindak lanjuti dengan Surat Edaran Pemerintah Kabupaten Sleman Nomor 444/6804 tentang dukungan ASI Eklusif.

“Bukti konkret dari dukungan Pemkab Sleman dapat diluhat dari tersedianya ruang laktasi yang ada di 17 Kapanewon, 25 Pukesmas, Rumah Sakit dan Pelayanan Publik di Kabupaten Sleman,” jelasnya.

Kegiatan acara Srawung Lan Sinau Asi tersebut diikuti dari berbagai komunitas diantaranya komunitas Ibu Menyusui, Komunitas Ayah ASI Yogya, Komunitas Gendong Yogya dan unsur Mahasiswa.

Pada acara tersebut juga diadakan diskusi yang menghadirkan sejumlah nara sumber. Koodinator dari Sanggar ASI Tika berharap kegiatan yang setiap tahunnya diadakan sesuai dengan komitmenya mendapat spprot dari keluarga, lingkungan kerja, masyarakat dan pemerintah. (Agn)

 


share on: