Yogyapos.com (SLEMAN) - SMK Yayasan Pendidikan Kejuruan dan Ketrampilan (YPKK) 2 Sleman memperoleh program SMK Pusat Keunggulan, khususnya kompetensi keahlian kuliner. Bantuan Pemerintah diberikan dalam bentuk gedung Tata Boga di Jalan Turi Wadas, Sleman.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Sekolah SMK YPKK 2 Sleman, Umi Maslakhah dalam kegiatan ‘Dialog Interaktif Penguatan SMK Pusat Keunggulan DIY’ di sekolah setempat, Kamis (29/2/2024).
BACA JUGA: Tolak Pemilu Curang! Tokoh Masyarakat dan Emak-emak Garda Peduli Bangsa Geduruk KPU DIY
Dialog menghadirkan narasumber Direktur Sekolah Menengah Kejuruan Ditjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek, Wardani Sugiyanto, dengan moderator Sukiter. “Kami ucapkan terima kasih atas amanah yang diberikan berupa bantuan program SMK Pusat Keunggulan, ini sangat bermanfaat sekali,” ujar Umi Maslakhah.
Dengan predikat tersebut, sekolah dapat melaksanakan proses pembelajaran yang diselaraskan dengan dunia usaha dan industri. Pada tahun 2024 telah berhasil melakukan ujian kompetensi keahlian dengan fasilitas ruang kelas baru, bahkan didukung dengan peralatan yang berstandar industri.
BACA JUGA: Dr Syahganda Nainggolan: Surya Paloh Harus Pimpin Gerakan Angket Melalui Nasdem di DPR
“Alhamdulillah, terkait dengan uji kompetensi keahlian dan pelaksanaan PKL reguler, untuk anak-anak jurusan kuliner setelah PKL semua mendapatkan pekerjaan, langsung dipesan dari dunia usaha dan industri,” ungkapnya.
Pemaparan tentang perolehan penghargaan SMK Pusat Keunggulan || YP-Eko Purwono
Ketua YPKK DIY Pudjiarti mengutarakan, melalui program ini menjadi motivasi untuk berbenah agar dapat menyajikan layanan yang terbaik bagi siswa dan masyarakat.
“Kami akan berupaya maksimal untuk melaksanakan program tersebut sesuai pedoman dan ketentuan, sehingga dapat memberikan layanan terbaik, sekaligus memotivasi untuk SMK YPKK yang lainnya,” kata Pudjiarti.
Sementara itu, Direktur SMK Ditjen Pendidikan Vokasi Wardani Sugiyanto menyampaikan, kurikulum Merdeka Belajar, lebih menekankan profesionalitas SDM, baik kepala sekolah maupun guru diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan mengembangkan potensi sesuai bidangnya. Dukungan Pemerintah salah satunya dengan memberikan bantuan ruang belajar guru untuk mengakomodasi proses pembelajaran.
BACA JUGA: Dua Pelaku Mutilasi terhadap Mahasiswa UMY Divonis Mati
“SMK Pusat Keunggulan, dipengaruhi sejumlah kekuatan, diantaranya kepemimpinan kepala sekolah, penguatan kemitraan dan penyelarasan dengan dunia usaha dan industri,” tandas Wardani.
Pihaknya menyampaikan percepatan transformasi pendidikan vokasi terus didorong dalam upaya implementasi kurikulum Merdeka Mengajar.
SMK YPKK 2 Sleman berdiri sejak 1981, terdapat tiga kompetensi keahlian yakni Akutansi Keuangan Lembaga, Bisnis Daring Pemasaran dan Kuliner. Sejauh ini telah meluluskan sebanyak 6.700 alumni yang tersebar di seluruh Indonesia.(Opo)
