Yogyapos.com (BANTUL) - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), RA Yashinta Sekarwangi Mega menggelar acara ‘Menjemput Aspirasi Warga’ di Gor Balai Kalurahan Patalan Jetis Kabupaten Bantul, Selasa (12/11/2024).
Pada acara yang dihadiri sekitar 800 orang kali ini ikut mendampingi Yashinta sejumlah pengurus DPC PDI Perjungan Bantul diantaranya Ketua Joko Purnomo. Selain itu juga para Anggota Fraksi Partai PDIP DPRD Bantul Dwi Kristianto, Hanung Raharjo dan Suratman.
“Kali ini saya syukuran atas dilantiknya menjadi anggota DPD, ngaruhke hadirin semuanya dan menjaring aspirasi panjenengan kesemuanya,” tutur Yasinta, Senator DIY termuda.
Dikatakan, pihaknya kini berkantor di DPD DIY Jalan Kesumanegara Yogyakarta. Masyarakat yang memerlukan menggelar acara di gedung DPD itu dipersilahkan meski harus melalui prosedur sesuai mekanisme yang berlaku.
“Pada kesempatan ini, silahkan panjengan sampaikan aspirasi. Saya akan menampung dan menindak lanjutnya menyampaikanya ke Pemerintah dan akan mengawal agar aspirasi itu dapat direalisasikan,” sambung Yashinta.
Dalam acara muncul sejumlah aspirasi yang disampaikan warga. Diantaranya tentang pembagian bantuan berupa PKH diharapkan dapat merata dan tepat sasaran ke yang berhak menerima terutama kepada para janda. Hal itu disampaikan oleh warga Kretek, Junaidi (40).
Sementara itu, Nur Hidayah (52) warga Pajangan, menyampaikan aspirasinya tentang ketentuan katering untuk menyediaan menu untuk program makan siang gratis.
Susanto (40) warga Pundong, meyampaikan kini banyak orang tua yang punya kekhawatiran terhadap kenakalan anak. Di Yogya semakin hari semakin memprihatinkan. Maka perlu penggalakan edukasi seni budaya Jawa diantara pranoto adicoro dan lainya bagi generasi muda. Masyarakat memerlukan edukasi itu untuk upaya keletaraian budaya Jawa (Yogyakarta).
Sedangkan Sumantoro (55) warga Bambanglipuro, menyampaikan, yang membuat gelisah, susah dan resah warga adalah adanya pengangguran. Maka diplrlukan penciptaan dan dukungan kepadw hom idustri batik tulis di Bambanglipuro.
“Usaha batik bagi ibu ibu membutuhkan perhatian bantuan permodalan dan yang lainya. Tujuanya agar usaha kain batik yang telah diakui Unesco dapat berkembang,” tukasnya.
Terkait kerajinan batik, Yasinta menyatakan pihaknya akan membantu melobi dan bernegosiasi ke berbagai pihak agar ada CSR dari BUMN dan lainnya. Tentang usaha katering penyediaan menu program makan gratis belum ada ketentuanya dan mungkin masih digodog. Jika telah ada ketentuanya tentu akan disampaikan ke penyedia jasa.
“Saya juga akan fokus pula ke upaya menentang 3 hal yaitu kekerasan seksual, KDRT dan menguatian upaya perlindungan anak. Selain itu juga akan diupayakan agar KIP dapat diperoleh oleh para yang berhak,” katanya.
Pada kesempatan sama, Joko Purnomo memberikan penjelasan kepada masyatakat bahwa Mbak Yashinta adalah selaku senator atau anggota DPD DIY dan bukan Anggota DPR RI Dapil DIY.
“DPD bertugas menjaring aspirasi dan tidak mempunyai dana aspirasi dan hanya menyerap aspirasi. Namun aspirasi yang disalurkan melalui Yashinta akan disampaiakan ke DPR RI dan pemerintah serta agar dapat direalisasiakan. Sedangkan anggota DPR RI, DPRD Propinsi dan DPRD termasuk Bantul mempunyai dana spirasi.
“Jadi Mbak Yashinta berdasarkan ketentuan akan menyampaikan aspirasi panjenengan sedoyo. Namun tidak dapat membantu dsna pembagunan melalalui dana aspirasi,” sambung Joko. (Spd)
