Yogyapos.com (SLEMAN) – Momentum Hari Kartini telah berlalu. Tapi memperingatinya di hari-hari sekarang bukan sesuatu yang tabu. Itulah yang dilakukan oleh ratusan siswa TK ABA Blunyah Gede, Sinduadi, Mlati, Sleman.
Mereka mengadakan karnaval dengan menggunakan belasan andong dengan hiasan menarik perhatian masyarakat sekitar yang menonton.
BACA JUGA: Polisi Berhasil Evakuasi Balon Raksasa yang Tersesat di Pohon
Menurut Kepala Sekolah TK ABA Blunyah Gede, Sinduadi, Mlati, Sleman, Siti Aminatun Khasanah, ada 92 siswa yang ikut kegiatan karnaval dalam rangka peringatan Hari Kartini Tahun 2024 ini.
Bersama mengenang Sang Pahlawan Emansispasi Wanita || YP-Baharuddin Kamba
“Ada 18 andong yang dihiasi oleh orangtua wali murid. Hiasan andong itu kami lombakan. Juaranya dari 1 sampai 6,” kata Siti yang didampingi Miyarno selaku Komite Sekolah saat ditemui di TK ABA Blunyah Gede, Sinduadi, Mlati, Sleman, Selasa (7/5/2024).
BACA JUGA: Dispar Sleman Terbitkan Buku 'Pesona Wisata Bumi Sembada' dan Luncurkan Prangko 'Buk Renteng'
Siti mejelaskan, rute yang akan dilalui yakni mulai dari sekolah lanjut ke jalan Monjali, jalan Palagan Tentara Pelajar, sampai di perempatan Kamdanen belok ke kiri menuju Jalan Gito-Gati lalu melewati Restoran Pring Sewu Jalan Magelang. Melewati Kantor TVRI kemudian Kantor Kalurahan Sinduadi terakhir kembali lagi ke sekolah.
“Kami dikawal oleh bapak-bapak dari KOKAM (Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muhmmadiyah) bersama polisi lalu lintas,” ujar Siti.
BACA JUGA: Konsumen Apartemen Malioboro City Desak Pemkab Sleman Percepat Penerbitan SHM SRS
Miyarno selaku Komite Sekolah mengatakan TK ABA Blunyah Gede, Sinduadi, Mlati, Sleman ini sudah berdiri sejak tahun 1935 silam. Prestasi yang menjadi unggulan sekolah tersebut adalah drum band dan angklung.
Menit-menit menjelang karnaval, segalanya dipersiapkan || YP-Baharuddin Kamba
“TK ABA Blunyah Gede, Sinduadi, Mlati, Sleman, sudah mulai membuka pendaftaran PPDB Tahun Ajaran 2024/2025 ini. Silahkan bagi warga yang ingin mendaftarkan putra-putrinya. Kami tunggu,” ujar Miyarno.
BACA JUGA: Caleg Sleman Terpilih Didominasi Wajah Lama, Ini Nama-nama Mereka
Sementara itu salah satu orangtua siswa, Ibu Ibnu mengaku ada pengawalan juga dengan menggunakan ambulance yang berada di bakang barisan.
Ais salah satu siswa mengaku senang mengikuti carnaval ini. Ais sendiri nampak mengenakan baju adat Jawa. (Baharuddin Kamba)
