Sekda Bantul H Helmi Jamharis Segera Purna Tugas, Jalani Kerja Secara Tenang dan Senang

share on:
Drs H Helmi Jamharis || YP-Supardi

MENITI mengabdi sebagai PNS selama 37 tahun tanpa pernah ‘kesandung’ masalah, Sekda Bantul Drs H Helmi Jamharis kini akan memasuki purna tugas.

“Insya Allah nanti 31 Desember 2022 saya pensiun. Belum ada gambaran nanti mau apa, tapi yang jelas akan menikmati masa pensiun dengan lebih sering bersama keluarga, bersepedaan dan beraktivitas ibadah di masjid,” tutur Helmi Jamharis saat beramah tamah dengan Forum Pewarta Bantul (FPB), Jumat (16/12/2022).

Lelaki yang meniti karir PNS sejak 1986 ini memang dikenal dekat dengan insan pers. Lebih-lebih sejak dirinya menjabat Sekda Bantul, praktis intensitas komunikasi dan kerjasama dengan para wartawan lebih sering dilakukan untuk kepentingan Pemkab dan masyarakat.

Sebagai PNS, Helmi pernah menjabat Sekcam, Camat, Kepala DPKAD, Staf Ahli Bupati, Kabag Pemdes, Sekwan dan Sekda.

baca juga: - https://yogyapos.com/berita-pemkab-bantul-selenggarakan-malam-tirakatan-dan-upacara-tanpa-karnaval-7768

                  - https://www.yogyapos.com/berita-helmi-jamharis-ditunjuk-sebagai-pelaksana-harian-bupati-bantul-3606

                  - https://www.yogyapos.com/berita-helmi-jamharis-siap-sukseskan-program-vaksinasi-covid19-3407

                  - https://www.yogyapos.com/berita-helmi-jamharis-recofucing-anggaran-sudan-final-3966

                  - https://www.yogyapos.com/berita-jelang-akhir-tahun-blpbj-sosialisasi-rencana-pengadaan-barang-jasa-1180

Ia mengaku dapat bekerja atau menjalankan tugas-tugasnya lancar atas petunjuk dan bimbingan yang diatas. Prinsipnya adalah di sini senang, di sana senang diman-mana hatiku senang. Meski pada saat menjadi Camat Dlingo menghadapi kesulitan air di wilayahnya, sepeda motor investaris juga sering mogok karena tanjakan di jalan berat dan tinggi, namun semua dihadapinya dengan tenang dan senang.

Terakhir selaku Sekda tugasnya menyangkut perencanaan, penilaian kinerja PNS dan pengalokasian anggaran. Itu semua harus dilakukan secara cermat bersama seluruh staf. Meski Sekda selaku penanggun jawabnya, tetapi dalam mensukseskan pekerjaan harus dilakukan dengan semua bagian dan stafnya. “Dalam hal ini saya mengihindari hal yang sifatnya perintah melainkan lebih menekankan pada kebersamaan untuk bekerja dan suskses bersama,” lanjutnya.

Itu semua arah puncaknya mensukseskan program Pemerintah yang dilakukan oleh Bupati. Tujuannya untuk kelancaran roda pemerintahan yang juga demi meningkatkan PAD. Meski masing-masing Bupati mempunyai gaya kepemimpinanya, namun pada intinya kesemuanya untuk kemajuan masyarakat.

“Pengalaman dan hal yang laling berkesan adalah saat menjadi Camat di Dlingo. Dalam bekerja di daerah yang saat itu kesulitan air, belum ada listrik dan air PDAM dan merupakan daerah yang paling sulit, juga harus dapat bekerja dengan baik. Kedua saat terjadi Gempa 27 Mei 2006, memilukan karena banyak kerusakan dan korban jiwa,” kenangnya.    

Pasca gempa, lanjut Helmi, Pemkab Bantul punya kewajiban melakukan pemulihan keadaan yang terpuruk. Dia pun selaku Sekda harus bekerja keras dan aktif kreatif untuk masyarakat.

“Alhamdulillah momentum-momentum seperti itu, termasuk saat pandemi Covid-19 bisa dilampaui bersama seluruh jajaran OPD dan lainnya. Dan tentu saja berkat doa dan pendampingan istri,” tukas lelaki asli Sedayu Bantul

Meski akan segera purna tugas, Helmi ternyata juga masih memiliki kepedulian bagi kemajuan Bantul. Ia berharap Sekda Bantul mendatang juga mampu memberikan kemajuan Bantul dalam memberdayakan masyarakatnya.

Helmi yang alumnus UGM ini sekarang tinggal bersama istrinya Hj Nur Fitri Widanarti, dua putri yaitu Nurina Aulia Haris dan Hefi Faruqi Haris, di Sawit Panggunharjo Sewon Bantul. (Supardi)

 


share on: