Yogyapos.com (BANTUL) - SD Nahdlatul Ulama (SD NU) Pemanahan, Pleret, Bantul menggelar Tasyakuran Kelulusan siswa kelas VI Tahun Ajaran 2024/2025, Sabtu (14/6/2025).
Acara yang berlangsung khidmat dan penuh haru ini diselenggarakan di Gedung Airlangga, Kotagede, Yogyakarta, dan menjadi penanda wisuda angkatan keempat sejak sekolah ini didirikan pada 31 Januari 2016.
BACA JUGA: Polres dan DKPP Bantul Panen Perdana Jagung Varietas R1
Sebanyak 35 siswa kelas VI dinyatakan lulus seluruhnya. Momentum ini disambut dengan rasa syukur dan kebanggaan, baik oleh pihak sekolah, orang tua siswa, maupun para tamu undangan.
Kepala SDNU Pemanahan, Maftuh Lutfi Nur Fauzi, dalam sambutannya menyampaikan rasa bahagia dan haru atas kelulusan para siswa. "Alhamdulillah, wisuda kelulusan tahun ini adalah yang keempat kalinya, dan semua siswa kelas VI dinyatakan lulus. Ini adalah anugerah yang patut kita syukuri bersama," ujarnya.
BACA JUGA: Bukan Relawan Kepolisian! Perampas Ponsel dan Uang di Kalitirto Diringkus
Maftuh juga menekankan bahwa tasyakuran ini bukan sekadar seremoni pelepasan, tetapi simbol kembalinya amanah pendidikan dari sekolah kepada para orang tua dan wali murid.
Kepala SDNU Pemanahan, Maftuh Lutfi Nur Fauzi || YP-Markaban Anwar
Ia pun berpesan kepada seluruh siswa agar terus belajar dan mengembangkan diri. “Semoga ilmu yang telah didapat menjadi bekal berharga untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” tambahnya.
BACA JUGA: Kontraktor Proyek Tol Jogja-Solo Siap Perbaiki Kerusakan Sejumlah Jalan
Turut memberikan sambutan, Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pleret, Dr. Imam Muhsin, M.Ag, yang memberikan apresiasi atas capaian SDNU Pemanahan. Menurutnya, meskipun usia sekolah ini masih tergolong muda, namun telah menunjukkan kemajuan yang membanggakan.
“Selamat kepada SDNU Pemanahan yang telah berhasil mewisuda seluruh siswanya. Ini adalah bukti bahwa lembaga pendidikan ini tumbuh dengan komitmen dan dedikasi tinggi,” ungkap Imam Muhsin.
BACA JUGA: Ini Tampang Begal Sadis yang Tewaskan Pengemudi Ojol, Bersenjata Pisau & Cutter
Ia juga mengingatkan pentingnya peran guru dan orang tua untuk terus mendampingi anak-anak dalam proses menuntut ilmu.
Acara tasyakuran kelulusan SDNU Pemanahan juga mendapat perhatian dari berbagai kalangan, ditandai dengan kehadiran sejumlah tokoh penting yang turut menyaksikan momen bersejarah tersebut. Hadir dalam kesempatan itu Ketua MWCNU Pleret, Dr Imam Muhsin MAg, yang memberikan sambutan dan dukungan moral terhadap kemajuan lembaga pendidikan ini. Dari kalangan pesantren, tampak hadir Kiai Mustangin selaku pengasuh Pondok Pesantren An Ni’mah Kanggotan, KH Husnul Fahmi dari Pondok Pesantren Nahdatussubayan-2, serta Nyai Fathiyah dari Pondok Pesantren Nurul Musyarofah, yang menunjukkan sinergi erat antara sekolah dan lingkungan pesantren di wilayah Pleret.
BACA JUGA: Bukan Relawan Kepolisian! Perampas Ponsel dan Uang di Kalitirto Diringkus
Sementara itu, dari unsur pemerintah dan lembaga pendidikan formal, turut hadir Ponidi MPd selaku Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan Kapanewon Pleret, bersama Siti Muhaiminah MPd, yang menjabat sebagai Pengawas SD Kapanewon Pleret. Kehadiran dari unsur legislatif juga menambah kehormatan bagi acara ini, dengan hadirnya Sholihul Hadi SH MKn, Sekretaris Komisi D DPRD Kota Yogyakarta.
BACA JUGA: Penganiayaan Maut di Angkringan Code Gemawang, Lima Terduga Pelaku Diringkus
Dukungan terhadap pendidikan juga ditunjukkan oleh dunia penerbitan melalui kehadiran perwakilan dari Penerbit Erlangga. Selain itu, LP Ma’arif Bantul yang menaungi SDNU Pemanahan turut mengirimkan perwakilannya, Ahmad Syaifudin, juga turut menyemarakkan dan menyaksikan prosesi kelulusan angkatan keempat SDNU Pemanahan yang penuh makna tersebut.
BACA JUGA: Letkol Inf Irwan Afandi Resmi Menjabat Danyon Infanteri 403/WP
Dengan balutan suasana yang penuh kekeluargaan dan kebahagiaan, acara ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan SDNU Pemanahan untuk terus berkontribusi mencerdaskan generasi bangsa melalui pendidikan berbasis nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah. (Markaban Anwar)
