Sasana Latihan KBI Yogyakarta akan Dilengkapi Ring Kick Boxing

share on:
Redy Apriyanta menunjukkan sarana yang ada di sanana, nantinya ring kick boxing akan ditempatkan di area tersebut || YP- Eko Purwono

Yogyapos.com (SLEMAN) - Pengurus Daerah Kick Boxing Indonesia (Pengda KBI) DIY terus berkomitmen mencetak bibit-bibit atlet berprestasi, salah satu bentuk keseriusan ditunjukkan dengan rencana penambahan sarana berlatih berupa Ring Kick Boxing.

Selama ini pusat pelatihan dilaksanakan di sebuah Sasana Kick Boxing di Padukuhan Drono, Kalurahan Sardonoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman yang lokasinya jadi satu komplek dengan kediaman Ketua Umum Pengda KBI DIY Redy Apriyanta. 

BACA JUGA: Dinas Koperasi Sleman 'Geber Gaspol' di Lapangan Denggung

Redy mengatakan, pengadaan fasilitas berlatih berupa ring kick boxing ini sebagai bentuk perhatian organisasi guna mengelorakan semangat kepada para atlet kickboxing agar lebih prestasi. 

“Rencana pengadaan ring kick boxing ini merupakan salah satu program jangka pendek KBI DIY, kita targetkan sekitar awal bulan Agustus 2024 ini sudah terealisasi,” kata Redy kepada yogyapos.com, Sabtu (20/7/2024). 

Redy mengungkapkan, fasilitas baru ini merupakan satu-satunya dan pertama kali dimiliki organisasi KBI di DIY dengan standar nasional bahkan internasional. Didukung dengan bangunan gedung yang representatif yang layak untuk menggelar event berkelas nasional. 

BACA JUGA: Sistem Zonasi Berdampak Buruk, SMP Nasional Bantul Hanya Peroleh 7 Siswa Baru

“Ya ini menjadi yang pertama kali KBI DIY memiliki ring kick boxing dan bersandar internasional ukuran 7 x 7 meter, kalau harganya dikisaran Rp 85 jutaan, sebelumnya kita hanya memakai matras ketika latihan,” ungkap ketum masa bakti 2024-2028 ini. 

Dalam menjaring bibit atlet, ke depan secara rutin akan diadakan sejumlah laga dengan tujuan peningkatan kualitas atlet, sembari mengenalkan cabang olahraga ini kepada masyarakat luas. 

“Olahraga ini sudah kita kenalkan kepada anak-anak sejak umur 5 tahun, bahkan anak saya mulai di umur 4 tahun ternyata dia sudah mulai tertarik juga,” ujarnya. 

BACA JUGA: Hokky Situngkir Dilantik Sebagai Dirjen Aptika Kominfo, Ini Tugas yang Harus Dilakukan

Dalam upaya pembinaan atlet, KBI DIY memiliki 7 orang pelatih berpengalaman salah satunya tercatat sebagai pelatih senior Sigit Santoso. Yang membanggakan untuk pertama kalinya, atlet 3 cabang olahraga Kicboxing DIY lolos untuk berlaga pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Medan dan Aceh. Mereka diantaranya Devi Ayu Lesdiana, Satria Ahmad W dan Galuh Suni.

BACA JUGA: Cenglu dan Bacok Warga, Tiga Remaja Bersenjata Celurit Diamankan di Mapolres Bantul

“Kami berharap cabang olahraga kick boxing makin memasyarakat, makin populer, mampu mencetak atlet yang berkualitas berlaga di kancah nasional bahkan internasional,” tutur dia.  (Opo) 

 

 

 


share on: