Yogyapos.com (BANTUL) - Sanden Fair 2024 yang berlangsung di Kontor Kapanewon Sanden Kabupaten Bantul pada Kamis 29 hingga 31 Agustus 2024 diarahkan untuk memberikan edukasi, kreativitas dan inovasi dalam mencapai kemajuan di berbagai sektor.
“Pada saat ini ribuan masyarakat berkumpul di tempat ini. Saya yakin bahwa panjenengan sedoyo memberikan dukungan kegiatan kreatif yaitu Sanden Fair 2024,” ungkap Bupati Bantul Abdul Halim Muslih dalam sambutann pembukaan acara, Kamis (29/8/2024) malam.
Menurutnya, kreatif dan inovatif yang telah dilakukan Bantul di berbagai sektor. Misalnya lahan pasir yang tandus berhasil dimanfaatkan untuk budidaya bawang merah yang hasilnya lumayan besar. Tanah liat dan bambu dijadikan komoditas kerajinan berharga dan laku diekspor ke mancanegara. Demikian pula mengolah sampah jadi barang jadi juga terus diupayakan.
“Ini semua harus kita budayakan dan dijadikan kebiasaan guna peningkatan sektor ekonomi, pendidikan dan kesehatan. Langkah tersebut merupakan implementasi pesan dan harapan Gubernur DIY Sri Sultan HB X yaitu greget, nyawjiji, golong gilik lan sungguh ora mingkuh,” kata papar Halim.
Dijelaskan, greget artinya semangat melaksanakan perencanaan. Nyawiji penuh kebersamaan. Golonggilik bekerja keras oleh semua pihak. Sengguh ora mingkuh kerja keras ujtuk maju terus tanpa putus asa terhadap rintangan.
Bupati berdialog langsung dengan pnngunjung anak-anak || YP-Supardi
“Maka acara seperti ini sangatlah positif untuk kreat8mif termasuk mempromosikan hasil produk lokal dan potensi seni melalui pentasnya di panggung fair ini,” sambung Halim.
Sementara itu, Panewu Sanden yang juga Ketua Penyelenggara Sanden Fair 2024, Deni Ngaziz Hartono, menyatakan Sanden Fair 2024 berlangsung tiga hari.
“Yang dipamerkan melalui stand kalurahan dan padukuhan berbagai potensi produk asli sanden diantaranya meliputi hasil industri, pertanian serta perdagangan. Selain itu juga ada edukasi pembayaran listrik dan melalui BUMKal,” jelasnya kepada yogyapos.com usai pembukaan acara.
Sedangkan kesenian yang ditampilkan berbagai seni tradisi Jawa diantaranya tarian, karawitan dan jatilan. Selain itu juga kesenian kreasi yang diciptakan oleh warga Sanden. (Spd)
