Sambal Cumi dan Sambal Hijau Penambah Nafsu Makan, Silakan Merasakan

share on:
Sambal Wojo produksi mahasiswa KKN UNY || YP-Ist

Yogyapos.com (SLEMAN) - Sambal merupakan bagian tidak terpisahkan dari kuliner Indonesia. Berbagai macam sambal selalu tersaji di mejamakan masyarakat, mulaidari sambal yang sederhana teracikdaricabai dan garam saja hingga sambal dengan racikan bermacam bahan. Ditambah lagi dengan keberagaman rempah dan bumbu yang ada di Indonesia, banyak sekali kreasi sambal yang dikembangkan oleh masyarakat asli Indonesia. Tidak heran jika hampir setiap daerah di Indonesia memiliki sambal khasnya masing-masing, yang cocok dipadankan dengan berbagai hidangan.

Hal ini juga dipraktikkan mahasiswa KKN UNY di Bojong 1 Panjatan Kulonprogo. Mereka membuat pelatihan pembuatan sambal bagi para ibu rumah tangga di dusun ini.

Ketua KKN Bojong 1 Aldafa Rafian Akbar mengatakan sambal mengandung banyak manfaat seperti kadar gula darah lebih stabil, meningkatkan fungsi kognitif, mencegah anemia, mengatasi hidung tersumbat, meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta menghambat kanker.

Pelatihan membikin sambal cumi || YP-Ist

“Cabai kaya akan asam folat untuk menunjang produksi sel darah merah sehingga risiko anemia menjadi makin rendah. Bahkan, asam folat pada cabai juga dikatakan mampu menurunkan risiko terjadinya cacat lahir,” ungkapnya, Selasa (21/3/2023).

Almira Nur Maryam mengatakan pembuatan sambal cumi dan sambal hijau padang karena banyak warga Wojowalur yang bercocok tanam cabai dan bawangmerah.

“Sebagai alternatif pengolahan dan pemanfaatan potensi lokal. Kami pilih sambal cumi karena mengandung protein dan dapatsebagailauk nasi,” kata mahasiswa program studi D4 Tata Boga Fakultas Teknik UNY tersebut. Bahan yang dibutuhkan bawang merah, bawang putih, cabai rawit, dan cabai keriting.

Agar awet sebelum ditumis bahan-bahan seperti bawang merah, bawang putih dan cabai direbus terlebih dahulu. Semua bahan diblender agar halus kemudian diberi bumbu garam, penyedap, gula laludi tumis hingga matang. Sambal lalu dikemas dalam botol dan wadah yang menarik sehingga layak untuk dijual sebagai tambahan penghasilan.

Menurutnya cumi mengandung vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan yaitu protein, kalsium, magnesium, sodium, vitamin A, B6, B12, C dan E serta kandungan kalorinya juga rendah. Para ibu warga setempat sangat antusias dengan pelatihan ini dan berharap kedepan akan ada lagi pelatihan serupa. (Dedy Herdito)


share on: