RS Saras Adyatma Bantul Diresmikan

share on:
Bupati Abdul Halim Muslih menggunting untai bunga menandai peresmian RS Saras Adyatma, Selas (8/11/2022) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Bupati Bantul H Abdul Halim Muslih meresmikan Rumah Sakit Saras Adyatma yang berada Jalan Yogya-Samas Km 22 Sidomulyo Kapanewon Bambanglipuro Bantul, Selasa (8/11/2022). Ia berharap lembaga layanan kesehataan ini menjaga pelayanan yang baik kepada masayarakat.

“Keberadaan rumah sakit ini adalah untuk mendukung layanan kesehatan guna mewujudkan kesehatan masayarakat. Sehingga masyarakat senang karena hospitality dalam arti keramahan para petugas harus diutamakan,” kata

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-rumah-sakit-dan-puskesmas-di-bantul-tingkatkan-pelayanan-hadapi-tahun-baru-9279

Menurutnya, fakta menunjukan bahwa perkembangan akhir-akhir muncul fenomena baru pennyakit. Salah satunya gagal ginjal pada balita. Hal ini tentu merupakan tantangan lembaga kesehatan, pemerintah dan masyarakat.

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-alapalap-rumah-sakit-diringkus-tim-jatantras-2400

Pemkab Bantul juga berupaya untuk menyehatkan masyarakatnya melalui Posyandu. Namun tentang bidang rehabilitasi kepada masyarakat, rumah sakit dan Puskesmas nantinya harus meningkatkan perannya. Sekalipun masih menghadapi kendala keterbatasan sarana dan prasarana, namun Rumah Sakit Saras Adyatma harus berperan meringankan beban masyarakat. Kini yang diresmikan layanannya tetapi jika sudah memungkinkan akan dilengkapi prasarana.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bantul dr Agus Budhiraharjo, dalam laporannya mengungkapkan keberadaan RS Saras Adyatma sudah menjadi angan-angan sejak delapan tahun lau. Ketika awal pandemi sudah beroperasi sebagai rumah sakit layanan Covid-19.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-dua-rumah-sakit-di-yogyakarta-terima-westafel-portabel-1856

“Rumah sakit  ini kategori tipe D dan juga berfungsi membantu layanan oleh Rumah Salit Umum Daerah Panembahan Senopati (RSUD PS) Bantul,” jelasnya.

Rumah sakit ini sekarang dalam memberikan kayanan kesehatan baru menggunakan sarana prasarana  sekitar 40 persennya. Gedung yang difungsikan masih terbatas atau sebagiansaja.

Nantinya diharapkan mempunyai fasilitas sarana dan prasarana yang mencukupi untuk memberikan layanan yang prima. (Spd)

 


share on: