Rohadi Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Winong, Tak Ada Tanda Penganiayaan

share on:
Petugas memeriksa mayat korban sesaat setelah dievakuasi

Yogyapos.com (BANTUL) - Rohadi (63) warga Miri Kalirahan Timbulharjo Kapanewon Sewon Bantul ditemukan meninggal dunia tenggelam di Dam Miri Sungai Winong Dadapan tak jauh dari rumahnya, Santu (8/4/2023) pukul 10.00 WIB.

“Mayat sudah dievakuasi oleh Tim SAR, Polisi, Puskesmas dan warga,” ungkap Kabag Humas Polres Bantul Iptu I. Nengah Jefriy

Iptu Jefri mengungkapkan mayat itu pertama kali diketahui oleh para saksi yaitu Niko Susanto (31) securiti hotel Ispas asal Dadapan Kidul Rt 03 dan Tedi Aris (40) asal Kulonprogo yang tinggal di Dadapan, RT 08 Timbulharjo, Sewon, Bantul. Mereka ketika itu sedang memancing di Sungai. 

Niko tiba-tiba melihat ada orang disamping sampan (tepat dibawah jembatan Miri) sedang timbul tenggelam di permukaan air. Ia mengira orang tersebut sedang mencari pasir. Tapi selang beberapa saat saksi melihat sampan tersebut sudah terbawa arus air ke arah selatan, sedangkan orang tadi tidak ada di sampan. Karena merasa curiga maka saksi memberitahukan ke warga sekitar. Atas laporan itu pencarian pun dilakukan. Upaya pencarian membuahkan hasil, korban ditemukan

dalam posisi telungkup tidak bergerak di air sungai. Mereka kemudian segera melaporan peristiwa yang baru saja diketahuinya ke Polsek setempat.

Dari laporan penemuan mayat itu petugas mengirimkan personel gabungan fungsi Samapta, Reskrim dan Intel Polsek Sewon yang di pimpin oleh Panit Samapta Ipda Jedik P mendatangi TKP dan menghubungi Tim Medis Puskesmas Sewon I.

“Dari hasil pemeriksaan Tim Medis Puskesmas Sewon I yang di pimpin dr. Endang Fitriani, bahwa di tubuh korban tidak di temukan adanya luka-luka akibat penganiayaan maupun luka akibat benda lainya,” jelas Iptu Jefry.

Korban dipastikan meninggal dunia sekitar 3 jam sebelum ditemukan. Selanjutnya korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk di makamkan. Mereka menerima musibah tersebut dengan ikhlas.(Spd)

 


share on: