RATUSAN mancing mania dan pengunjung yang memenuhi Embung Gagak Suro di Dusun Gancahan Sidomulyo Godean Sleman tiba-tiba riuh rendah. Satu dari tiga maskot yang sejak 2018 ditabur di embung legendaris itu berhasil dipancing pada Minggu siang (13/11/2022). Adalah Darso, warga Kaliberot Sedayu Bantul yang berhasil memancing maskot berupa patin albino.
“Setelah kami timbang, patin albino yang diraih Darso memiliki berat 9,750 Kg. Sesuai kesepakatan yang telah dipublikasikan, peraih maskot berhak mendapat hadiah sebesar 1,3 juta,” kata Raharjo selaku panitia. Pada Minggu 6 Nopember 2022 lalu, lanjutnya, lomba memancing telah digelar sehingga empat minggu berikutnya menyisakan regulan.
Antusiasme mancing mania di Embung Gagak Suro memang tinggi. Selain berdatangan dari berbagai kota, mereka bahkan telah hadir di kawasan embung sejak malam dan dini hari sebelum lomba mancing dibuka Minggu pagi. Untuk event lomba tiketnya Rp 120.000, sedang Minggu berikutnya Rp 50.000, Rp 40.000, Rp 30.000 dan terakhir Rp 25.000.
Antusiasme mancing mania di Embung Gagak Suro || YP-Wahjudi Djaja
Terkait pengembangan Embung Gagak Suro ke depan, kepada yogyapos.com Lurah Sidomulyo Rustho Busono yang ditemui di rumahnya menyampaikan sangat mendukungnya.
“Secara prinsip pemerintah kalurahan memiliki tanggung jawab untuk mengembangkan potensi sejarah, budaya, dan perikanan yang ada di Sidomulyo. Meskipun memiliki sejumlah keterbatasan, kami yakin potensi itu bisa dikembangkan dengan jaringan yang ada agar bisa memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat,” tandasnya didampingi pengurus Bumkal Sido Makmur Haryana dan Joko Uripto serta Kepala Dukuh Gancahan VI (Arief Setya Nugroho) dan Gancahan VII (Agus Setiawan).
Di tempat yang sama, Wahjudi Djaja SS MPd dari Badan Promosi Pariwisata Sleman (BPPS) selaku Pendamping Pariwisata menyampaikan rencana pengembangan Sidomulyo ke depan.
“Dalam waktu dekat akan digelar prosesi budaya pada 25 Nopember 2022 sekaligus peringatan Hari Menanam Pohon Nasional. Selanjutnya kami juga mendesain pasar rakyat dalam Sunday Morning setiap Minggu pagi di area Embung Gagak Suro. Untuk 2023 insyaAllah akan digelar Sadran Agung Kyai Wirajamba pada 3-5 Maret 2023,” paparnya. (Iud)
