Proyek Padat Karya di Bantul Menarik Perhatian Pemangku Kebijakan dari Kota dan Kabupaten Luar Jawa

share on:
Rombongan Komisi IV DPRD Jambi menyimak pemaparan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bantul, Istirul Widhilastuti tentang proyek padat karya, Selasa (12/7/2022) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Komisi IV DPRD Kota Jambi Sumatera Selatan, Wakil Bupati Konawe Selatan Sulawesi Selatan Gusli Topan Sabara dan Pemkab Tulungagung Jawa Timur belajar tentang padat karya ke Kabupaten Bantul.

Kegiatan ini dilakukan karena Pemkab Bantul dinilai berhasil dalam menggarap proyek padat sanggup menjadi solusi bagi ketenagakerjaan maupun pendukung kelancaran perekonomian. Hal ini sebagaimana disampaikan rombongan ‘pembelajar’ saat melakukan perbincangan di Kantor Disnaker Bantul.       

“Wakil Bupati Konawe Selatan Gusli Topan Sabara dan Pemkab Tulongagung mempelajari padat karya ke Bantul beberapa waktu lalu. Sedangkan rombongan Komisi IV DPRD Jambi pada hari ini,” ungkap Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Istirul Widhilastuti, disela menemui dan dialog dengan rombongan Komisi IV DPRD Kota Jambi, di Dinaskertran ini, Selasa (12/7/2022).

Wabup Konawe Selatan, Gusli Topan Sabara (batik merah) saat berkunjung ke lokasi Padat Karya di Bantul || YP-Supardi

Dalam pejelasanya saat dialog, Istirul mengatakan, padat karya di Bantul dilaksanakan setiap tahun. Sumber dananya dua yaitu dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bantul dan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Pemerintah DIY.

“Yang berasal dari APBD sejumlah sekitar Rp100 juta per titik/lokasi. Sedangkan yang berasal dari BKK sebesar sekitat Rp 180 juta per titik/lokasi. Jumlah titik lokasi seluruhnya untuk tahun pelaksanaan 2022 ada sekitar 200,” katanya.

Waktu pengerjaanya yang APBD masih berlangsung dan dijadwalkan selesa 21/7. Sedangkan untuk yang BKK  sudah selesai per Selasa (12/7) hari ini.

Padat karya dinilai efelktif dan bermanfaat untuk menciptakan lapangan kerja dan pembangujan infrastruktur. Maka Ekskutif dan bahkan DPRD juga mendukungnya.

Sementara itu, Ketua Rombongan Komisi IV DPRD Jambi, Jefri Zen, menyampaikan pihaknya mempelajari padat karya ke Bantul dengan harapan menambah wawsan. Selain itu juga untuk menjajaki kemungkinan bisa diterapkan di Jambi.

“Kami merasakan mendapatkan wawasan dan selayang pandang tentang padat karya. Harapannya nantinya bisa diadopsi di Jambi,” kata Jafri Zen.

Pihaknya merasa bahwa pandemi Covid-19  bisa dibilang menjadikan angka pengangguran dan kemiskinan bertambah di Jambi. Maka menciptakan lapangan kerja perlu adanya padat karya. Dan Bantul cukup ideal sebagai medan pembelajaran padat karya untuk diteraapkan di Jambi.

Sementara menurut Istirul, bahwa Wakil Bupati Konawe Selatan, Gusli Topan Sabara, saat berkunjung ke titik lokasi padat karya, menyatakan pihaknya tertarik untuk mengadakan padat karya untuk Konawe. (Spd)

 


share on: