Yogyapos.com (BANTUL) - Progres pengerjaan pembangunan Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Unit Layanan Terpadu (ULP) di Jalan Yogya-Parangtris kilometer 12,5 Kalurahan Patalan Kapanewon Jetis Kabupaten Bantul oleh rekanan PT Pradipta Bhumi Kontruksi (PBK), telah mencapai sekitar 70 pesen.
Instansi yang membangun sarana prasarana gedung ini yaitu Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kementrian Tenaga Kerja. Sedangkan instansi di Bantul adalah Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) Kabupaten ini.
“Hingga lima hari lalu pengerjaannya mencapai sekitar 65 persen dan hingga hari ini capaiaannya sudah sekitar 70 persen,” kata Pimpinan/Direktur PT PBK, Ir Sigit Imam Suseno, Kamis (1/12/2022).
Menurutnya, peletakan batu pertama pembangunan pengadaan gedung dilaksanakan oleh Menteri Tenaga Kerja Dr Hj Ida Fauziyah dan Bupati Bantul H Abdul Halim Muslih serta beberapa pihak pada 22 Oktober 2022. Untuk menyelesaikan proges 100 persen, hingga kini masih dalam proses.
Untuk mempercepat proses pengerjaan dilakukan penambahan tenaga kerja sejak dua minggu terahir menjadi sekitar 65 orang dari 40 orang sebelumnya. Setiap harinya juga diukur capaiannya dan siefektifkan masing-masing bagiannya.
Cara lain yang ditempuh adalah mempererat dan mengefektifkan komunikasi dengan Disnakertran Bantul dan Kementrian Tenaga Kerja dengan zoom. Ini juga bertujuan agar pembangunan dapat sesuai dengan ketentuan.
“Kami berprinsip siap mengerjakan pembangunan gedung ini dengan progresif tepat waktu. Kurun waktu pengerjaan untuk tahap pertama selama 106 hari kalender atau selesai pada ahir Desember 2022,” tambah Sigit.
Untuk tahap pertama bahwa pembangunan fisik yang dikerjakan diantaranya berupa gedung pelatihan (latihan), pos penjagaan dan kantor. Dana anggaran pembangunan dari APBN yang besarnya sekitar Rp14 miliar.
Sedangkan sesuai ketentuan untuk waktu pembangunan tahap dua akan dilaksanakan pada tahun 20223 berupa gedung. Untuk tahap ke tiga akan dikerjakan pada tahun 2024 berupa pembangunan fisik gedung dan yang lainnya. Namun untuk tahap ke dua dan tiga besar anggarannya belum ditentukan.
Tentang luas gedung yang dikerjakan untuk tahap pertama sekitar 500 meter persegi terdiri tiga gedung. Kendala dalam pengerjaan pembangunan tahap pertama yaitu seringkali hujan. Namun itu bisa diatasi dengan siasat yaitu didahulukan pengerjaannya pada bagian. Tujuannya agar pengerjaan tidak terlalu terganggu oleh hujan. (Spd/Met)
