Progres 2,3 Persen, Pembangunan Tol Yogya-Bawen Seksi 1 Dikebut

share on:
Pengerjaan Box Underpass (BUP) pada proyek jalan tol Jogja - Bawen Seksi 1 || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (SLEMAN)-  Sejak dilakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama pada Maret 2022, PT Jasamarga Jogja Bawen (PT JJB) tengah melakukan pekerjaan konstruksi Jalan Tol Yogyakarta-Bawen, pada seksi 1, progres pembangunan telah mencapai 2,3 persen.

Direktur Utama PT JJB A.J. Dwi Winarsa mengatakan progress pembebasan lahan untuk kebutuhan jalan tol Yogyakarta-Banyurejo Seksi 1 yang membentang sepanjang 8,80 km, pada minggu pertama September 2022 tembus mencapai 81 persen. PT. JJB merupakan kelompok usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk yang mengelola proyek Jalan Tol Yogyakarta-Bawen.

“PT JJB telah mulai pekerjaan konstruksi Seksi 1 Yogyakarta-SS Banyurejo dengan progres sebesar 2,3 persen,” jelas Dwi Winarsa dalam press release yang diterima yogyapos.com, Rabu (14/9/2022).

Dwi menambahkan, progress pembebasan lahan tersebut juga telah mengakomodir penambahan lingkup untuk mengakomodir penambahan luas Right of Way (ROW) mencapai 38 persen atau sekitar 18,8 hektar di wilayah DIY yang merupakan dampak dari kebijakan bahwa Selokan Mataram yang masuk sebagai zonasi cagar budaya.

“Akibat adanya zonasi pada Cagar Budaya Saluran Mataram dan rekomendasi Dewan Pertimbangan Pelestarian Warisan Budaya (DP2WB) DIY, agar lokasi bangunan pondasi atau kolom tidak berada pada zona inti atau di luar jalan inspeksi Saluran Mataram,” ungkapnya.

Terkait penambahan lingkup terkait zonasi Cagar Budaya Saluran Mataram, saat ini PT JJB terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Untuk perubahan penlok ini termasuk melakukan kegiatan sosialisasi rencana penambahan lahan di desa-desa.

Selain itu, pihaknya tengah berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Lahan untuk mengejar pembebasan lahan yang masuk di wilayah Jawa Tengah.

“Saat ini kami juga sudah mengantongi penetapan lokasi (penlok) yang di Jawa Tengah, kami siap mendukung dan berkolaborasi dengan tim BPN dan PPK Pengadaan Lahan Provinsi Jawa Tengah Kementerian PUPR untuk mengupayakan dengan proses pembebasan lahan berjalan sesuai dengan target,” katanya.

Sesuai dengan target dan prioritas pembangunan di proyek Jalan Tol Yogyakarta-Bawen, proses konstruksi yang saat ini berlangsung di Seksi 1 Yogyakarta-Banyurejo, ditargetkan rampung pada kuartal I Tahun 2024. 

“Seksi 1 ditargetkan mulai beroperasi di Kuartal III Tahun 2024 yang akan terhubung dengan Jalan Tol Solo-Yogyakarta-Yogyakarta International Airport di Junction Sleman,” imbuhnya.

Pembebasan lahan sesuai dengan target yang telah ditetapkan, maka prioritas konstruksi selanjutnya adalah seksi 6  yakni rusa Ambarawa-Bawen yang akan terkoneksi dengan Jalan Tol Semarang-Solo. Progres konstruksi selanjutnya akan dilanjutkan pada tiga seksi lainnya secara bersamaan yaitu seksi 2 Banyurejo-Borobudur, seksi 3 SS Borobudur-SS Magelang dan Seksi 4 Magelang-Temanggung. Seksi 2 hingga seksi 4 nantinya akan terhubung dengan seksi  yang telah beroperasi terlebih dahulu.

“Untuk seksi 5 Temanggung-Ambarawa menjadi akan menjadi seksi terakhir yang menjadi prioritas konstruksi dan akan melengkapi pengoperasian Jalan Tol Yogyakarta-Bawen secara penuh. Hal ini menyesuaikan rencana alokasi dana pembebasan lahan dari Pemerintah serta menimbang kondisi medan yang berupa perbukitan sehingga harus dilakukan pembangunan tunnel atau terowongan sepanjang 500 meter pada ruas itu,” tutupnya.

Sementara itu, PT Adhi Karya (Persero) Tbk selaku kontraktor atau pelaksana proyek melalui Humas  proyek Jalan Tol Yogya-Bawen Seksi 1 Paket 1, Sumelang menjelaskan pada saat ini sedang dilakukan pengecoran dinding-dinding Box Underpass (BUP).

“Juga sedang dilakukan pekerjaan,” saat dikonfirmasi melalui pesan singkatnya. (*/Opo)

 

 


share on: