Yogyapos.com (SLEMAN) – Kalangan Perguruan Tinggi (PT) telah mendapatkan manfaat dari Bank BPD DIY. Sebanyak 102 PT yang terdapat di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dapat memanfaatkan layanan Bank BPD DIY.
Hal ini disampaikan oleh Rektor Universitas Widya Mataram (UWM), Prof Dr Edy Suandi Hamid MEc dalam acara Penandatanganan Program Kerja Sama (PKS) dan Penyerahan Corporate Social Responsibility (CSR) Program Wirausaha Belia Bank BPD DIY di Kantor Pusat Bank BPD DIY, Bumijo, Jetis, Yogyakarta, Kamis (28/12/2023).
BACA JUGA: Mahasiswa Usir Pengungsi Rohingya, Senator asal Yogya: Siapa yang Memfasilitasi?
Hadir dalam acara ini delegasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY dan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V.
Prof Edy mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada Bank BPD DIY yang mendukung kampus dalam menciptakan entrepreneur. “Perkembangan Bank BPD DIY sangat progresif. Sinergi kampus dan korporasi sangat diperlukan dalam mencetak wirausahan,” kata mantan Ketua Forum Rektor Indonesia ini.
Di Indonesia menghadapi tingkat pengangguran yang sangat tinggi. Hal ini disebabkan karena mentalitas menjadi pekerja, menjadi pencari kerja. “Kampus bertanggung jawab mencetak entrepreneur,” mantan Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) ini.
BACA JUGA: KPU Bantul Terima Distribusi Ratusan Ribu Surat Suara Pemilu 2024
Direktur Utama (Dirut) Bank BPD DIY, Santoso Rahmad, dalam sambutannya mengatakan BPD DIY Bersama-sama dengan Pemprov DIY memiliki tanggung jawab menumbuhkembangkan ekonomi dan mengatasi kemiskinan di DIY.
“Selama ini telah dilaksanakan Program Wirausaha Belia di tingkat SMK, dilaksanakan bersama2 Dinas Pendidikan DIY, tahun 2023 ini telah berjalan memasuki tahun ketiga. Program ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan di DIY untuk mendorong pertumbuhan ekonomi,” katanya.
BACA JUGA: Memasuki Usia ke-77, Pemkal Condongcatur Terus Tingkatkan Pelayanan Masyarakat
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Ir. Srie Nurkyatsiwi MMA dalam sambutannya menyampaikan terimakasih atas terselenggaranya acara ini. “Dinas Koperasi dan UKM yang membawahi 1900-an koperasi, dengan target Koperasi Modern bertugas meningkatkan kompetensi UKM serta menumbuhkan wirausaha baru. Hal ini memerlukan komitmen bersama,” ungkapnya.
Acara dilanjutkan dengan penandatanganan PKS Program Wirausaha Belia dan sekaligus simbolis penyerahan CSR, Kredit Usaha Rakyat (KUR) sertaQuick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Dalam kesempatan ini, I Kadek Suartanadari Prodi Kewirausahaan UWM menerima Kredit Usaha Rakyat dengan usaha produksi kaos Mavesia.co.
BACA JUGA: Pemakai Ganja Dijerat Sebagai Pengedar, Tim Kuasa Hukum Minta Hakim Memvonis Rehabilitasi
Acara ini dihadiri oleh delegasidari Universitas Widya Mataram (UWM) yaitu Ketua Program Studi (Prodi) Kewirausahaan Fakultas Ekonomi (FE) Bahri SE MM dan mahasiswa Prodi Kewirausahaan. Hadir pula delegasidari Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Islam Indonesia, Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Janabadra, Universitas Mercu Buana, Universitas Mahakarya Asia, Universitas Aisyiyah Yogyakarta, STIE YKP Yogyakarta, dan Polbangtan Yoma. (*)
