Polisi Pastikan Tak Ada Korban Tewas Akibat Bentrok Antarsuporter di Yogyakarta

share on:
Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Yuliyanto || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (SLEMAN) - Polisi memastikan tak ada korban meninggal dunia akibat kerusuhan suporter sepakbola yang terjadi di wilayah Yogyakarta, antara lain di Jalan Gejayan Kapanewon Depok Sleman dan di Jombor Kapanewon Mlati, Senin (25/7/2022) siang.

Sebelumnya beredar kabar yang sempat viral melalui media sosial yang menyatakan ada korban meninggal dunia. Hal tersebut tidak benar, dan dipastikan setelah dilakukan pengecekan di beberapa Rumah Sakit (RS), humas dari beberapa RS di Yogya tidak ada korban meninggal dunia akibat peristiwa kerusuhan siang tadi.

BACA JUGA:  https://yogyapos.com/berita-buntut-kerusuhan-suporter-5-tersangka-ditahan-di-mapolda-7636

“Kami pastikan informasi tersebut (adanya korban meninggal) tidak benar. Saya sudah mengecek ke beberapa RS dan dari humas RS yang saya cek menyatakan tidak ada korban atau tidak ada yang meninggal,” tegas Kepala Bidang Humas (Kabid Humas) Polda DIY, Kombes Pol Yuliyanto kepada wartawan.

Pihaknya mengimbau kepada seluruh suporter bola untuk tidak melakukan tindakan-tindakan yang merusak fasilitas umum, baik yang berasal dari Solo maupun dari Yogya.

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-pelempar-batu-suporter-di-kalasan-diganjar-penjara-75-tahun-875

“Jangan ada yang melanggar aturan-aturan hukum,” kata Yuliyanto.

Diketahui, siang tadi viral di sejumlah media sosial adanya rekaman video tawuran yang melibatkan suporter klub sepakbola.

Para supporter dari Solo konvoi melewati Yogyakarta bergerak akan mendukung timnya berlaga pada kompetisi BRI Liga 1 antara Persis Solo melawan Dewa United di Stadion dr Moh Soebroto Kota Magelang, Senin (25/7/2022) sore. (Opo)

 


share on: