Yogyapos.com (SLEMAN) - Bupati Sleman, Harda Kiswaya menghadiri sekaligus menyaksikan penandatanganan kerjasama BPJS Kesehatan Cabang Sleman dengan mitra Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), di Ruang Rapat Sembada Kantor Setda Sleman, Rabu (29/4/2026).
BACA JUGA: Dor! Ini Model Latihan Menembak Prajurit Korem 072/Pmk
Kerja sama ini diwujudkan dalam optimalisasi pelaksanaan program JKN melalui upaya gotong royong partisipasi masyarakat, badan usaha, dan badan hukum lainnya untuk memberikan perlindungan finansial dengan mendaftarkan peserta JKN pada segmen Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) kolektif dan pelunasan iuran menunggak segmen PBPU mandiri melalui program donasi.
BACA JUGA: Sri Purnomo Divonis 6 Tahun Penjara, Terlibat Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sleman, Irfan Qadarusman mengungkapkan berdasarkan data 1 April 2026, jumlah penduduk Kabupaten Sleman yang telah terdaftar sebagai peserta JKN mecapai 1.119.751 jiwa atau 98,61 persen dari total jumlah penduduk.
BACA JUGA: Polisi Resmi Tetapkan 13 Tersangka Kekerasan terhadap Anak di Daycare Little Aresha
"Masih terdapat 1,39 persen penduduk yang belum terdaftar JKN dan masih terdapat peserta PBPU mandiri yang menunggak," ungkapnya.
.jpg)
Berdasarkan hal tersebut, Irfan berharap kerjasama BPJS Kesehatan dengan mitra JKN dalam program donasi ini mampu memberi dukungan dan memberi kesempatan bagi masyarakat kurang mampu atau terkendala iuran (menunggak) agar tetap mendapatkan akses layanan kesehatan.
BACA JUGA: Terungkap! Tersangka Pencuri Perangkat Gamelan Milik UGM Seorang Residivis
Adapun sejumlah rumah sakit dan fasilitas kesehatan yang berpartisipasi dalam kerja sama tersebut yaitu RSA UGM, Rumah Sakit UAD, Rumah Sakit Queen Latifa, Rumah Sakit Islam Yogyakarta PDHI serta beberapa klinik kesehatan seperti, Klinik Delima, Klinik Sayang Keluarga, dan Klinik RH Medika. Selain itu, dukungan juga datang dari sektor lain yaitu Bank Sleman dan PT Indikarya.
BACA JUGA: GKR Hemas Kukuhkan Mila Harda Kiswaya Sebagai Ketua YKI SLeman
Irfan berharap dengan banyaknya partisipasi dari berbagai pihak, masyarakat Kabupaten Sleman memiliki jaminan yang pasti dalam mengakses layanan kesehatan.
Sementara itu, Bupati Sleman Harda Kiswaya menyampaikan apresiasi dan dukungannya atas sinergi dan kerja sama seluruh pihak yang telah mendukung Pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui perlindungan kesehatan.
BACA JUGA: Menhaj Tinjau Makkah Route di Juanda, Tegaskan Transformasi Layanan Berbasis Kemudahan
Langkah tersebut menurutnya selaras dengan upaya Pemerintah dalam memastikan keberlangsungan program JKN bagi masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Sleman.
"Hadirnya panjenengan betul - betul dirasakan oleh masyarakat. Tadi ada rumah sakit, klinik dan sebagainya. Manfaatnya betul - betul dirasakan masyarakat. Oleh karena itu kami pemerintah daerah berterima kasih," katanya.
BACA JUGA: Anging Puting Beliung Sapu Tiga Wilayah Kapanewon di Sleman
Harda berharap langkah dan upaya ini dapat menjadi stimulan bagi perusahaan dan badan usaha lain untuk bersinergi dengan pemerintah, memastikan seluruh karyawan serta warga di Kabupaten Sleman terlindungi oleh jaminan kesehatan.(*/Agn)
