Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Strategis bagi Pembinaan Mental Prajurit

share on:
Suasana peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Hidayah Makorem 072/Pmk, Selasa (17/9/2024) || YP-Ist

Yogyapos.com (YOGYA) – Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Zainul Bahar SH MSi, mengatakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu kegiatan keagamaan yang mempunyai makna strategis dalam konteks pembinaan mental prajurit.

Hal tersebut disampaikan Danrem pada acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H/2024 M dengan tema 'Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW Dalam Mewujudkan Personel TNI-AD Yang Religius’, di Masjid Al-Hidayah Makorem setempat, Selasa (17/9/2024). Acara diikuti oleh seluruh Prajurit dan PNS Makorem 072/Pamungkas serta Pengurus Persit KCK Koorcabrem 072.

Danrem mengungkapkan, dengan pembinaan mental diharapkan dapat mewujudkan prajurit yang memiliki keimanan dan ketaqwaan yang kokoh dan disiplin kerja yang tinggi serta memiliki jiwa korsa yang solid dalam melaksanakan tugas.

Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW pada hakekatnya merupakan bentuk ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT yang telah mengutus Nabi Muhammad SAW sebagai rahmat bagi alam semesta. “Ini sekaligus menjadi contoh pola perilaku dalam kehidupan sehari-hari baik dalam tugas kedinasan, kehidupan rumah tangga maupun bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” ujarnya. 

Oleh karena itu, Danrem menyatakan, kita ingin bercermin kepada Nabi Muhammad SAW yang memiliki akhlak dan sifat-sifat yang sangat mulia seperti Sidiq, Amanah, Fathonah dan Tabliqh mudah-mudahan mampu mendorong kita untuk terus berupaya meningkatkan disiplin dan profesionalisme guna mewujudkan prajurit dan PNS TNI Angkatan Darat yang profesional dan menjadi kebanggaan rakyat.

Sementara itu, Ustadz H Mustafidz SAg MSi dari Kemenag Yogyakarta selaku penceramah dalam tausiahnya menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan bukti kita cinta kepada Rasulullah.

Kegiatan ini bertujuan mengenang kisah hidup Rasulullah SAW, meneladani sifat-sifat terpuji dan ajaran-ajaran yang beliau sampaikan serta menjadi momen untuk memperkuat iman dan keimanan kepada Allah SWT serta Rasul-Nya (*)


share on: