Peringatan 10 Tahun UUK Yogyakarta, 392 Kalurahan Gelar Tirakatan Serentak

share on:
Jajaran  Pengurus Nayantaka DIY || YP-Ist

Yogyapos.com (SLEMAN) - Dalam rangka peringatan satu dasawarsa Undang-Undang Keistimewaan, Paguyuban Lurah dan Pamong Daerah Istimewa Yogyakarta Nayantaka siap menggelar tirakatan serentak di 392 kalurahan se DIY.

Tirakatan dilaksanakan pada Selasa 30 Agustus 2022 mulai pukul 19.00 WIB di masing-masing kalurahan dan  diisi  dengan tumpengan, doa bersama, sarasehan dan pembacaan ikrar keistimewaan. 

Lurah Tamanmartani Sleman yang juga Ketua Paguyuban Lurah dan Pamong Kalurahan DIY Nayantaka Gandang Hardjanata menyampaikan, esensi tirakatan satu dasawarsa UUK DIY ada tiga hal, pertama sebagai upaya merawat ingatan kolektuf masyarakat terhadap terhadap proses panjang perjuangan pengesahan UUK DIY. Kala itu lurah bersama komponen masyakat lainya bahu membahu menggelar berbagai gerakan untuk menekan pemerintah pusat akibat berlarut-larutnya pembahasan UUK DIY. 

Esensi kedua adalah tirakatan sebagai momentum untuk berkaca sejauh mana tujuan-tujuan keistimewaan DIY telah terealisasi khususnya di lingkup kalurahan. Terlebih Gubernur DIY melalui Pergub Nomor 2 Tahun 2020 tentang pedoman pemerintahan kalurahan telah menetapkan kalurahan sebagai pemangku keistimewaan. Dengan demikian lurah dan pamong turut terlibat dalam urusan-urusan keistimewaan meliputi kebudayaan, tata ruang, pertanahan dan kelembagaan.

Esensi ketiga yakni untuk menjawab visi misi Gubernur DIY 2022 - 2027 yang mana salah satunya adalah reformasi kalurahan untuk lebih berperan dalam meningkatkan kualitas hidup-kehidupan-penghidupan warga, pembangunan yang inklusif serta pengembangan kebudayaan.

“Misi tersebut menjadi tantangan bagi lurah dan pamong untuk menjabarkannya di tengah-tengah masyarakat,” ujar Gandang seperti dikutip dari rilis media yang diterima yogyapos.com, Kamis (25/8/2022)

Ditambahkan Gandang, acara tirakatan ini merupakan wujud  rasa syukur bersama masyarakat, yang diwujudkan dalam kegiatan yang sedehana. Hal itu tercermin dari kehadiran sejumlah pihak seperti Lurah Mangunan Aris Purwanto, Ketua Paguyuban Lurah dan Pamong Kalurahan Kulonprogo Bodronoyo Dani Pristiawan, Ketua Paguyuban Lurah dan Pamong Kalurahan Bantul Tunggul Jati Ani Widayani, Ketua Paguyuban Lurah dan Pamong Kalurahan Sleman Suryodadari Irawan dan perwaklan Paguyuban Lurah dan Pamong Kalurahan Sleman Wahyu Nugroho dan Ketua Paguyuban Lurah dan Pamong Kalurahan Gunungkidul Semar Heri Yuliyanto dan perwakilan Paguyuban Lurah dan Pamong Gunungkidul Wahyu Suhendri. Hadir pula ketua Sekretariat Bersama Keistimewaan DIY Widihasto Wasana Putra.

Sementara itu Widihasto Wasana Putra menyambut gembira rencana lurah dan pamong menggelar sarasehan secara serentak di 392 titik. Menurutnya, hal ini memperlihatkan soliditas Nayantaka dalam konsolidasi di level akar rumput.

“Apa yang dikerjakan Nayantaka merupakan cerminan semangat kejuangan Ngayogyakarta yakni Nyawiji Greget Sengguh Ora Mingkuh,” tandas  Widihasto.  (Sulistyawan Ds)

 


share on: