Peradi RBA Sleman dan Yogya Tradisikan Budaya Tegur Sapa Melalui 'Ngopi Bareng Jumat Malam'

share on:
'Ngopi Bareng Jumat Malam' Peradi RBA Sleman dan Yogya || YP-Ismet NM Haris

Yogyapos.com (YOGYA) – Saling asah, asih dan asuh terhadap anggota dilakukan oleh Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia Rumah Bersama Advokat (DPC Peradi RBA) Sleman dan Kota Yogyakarta. Bukan melalui forum resmi, melainkan tradisi ‘Ngopi Bareng Jumat Malam’ di minggu pertama setiap bulan.

Meski forumnya informal, tapi terkadang obrolan bisa serius membahas suatu topik tertentu terkait dengan penegakan hukum yang sedang ‘in’.  Bahkan tak jarang menyangkut pula problem penanganan perkara yang tengah dihadapi anggota.

Hal itu seperti terjadi saat ‘Ngopi Bareng Jumat Malam’ yang dihelat di Gaia Cosmo Hotel Jalan Ipda Tut Harsono Yogya, Jumat (1/7/2022) lalu, topik ‘serius’ bahasan menyangkut strategi membela kliennya yang dituduh melakukan tindak pidana klien tersebut tidak melakukannya, dan sangat patut diduga ia hanya menjadi korban salah tangkap.

Banyak opini menyeruak di seputar pembicaraan kasus tersebut. Masing-masing anggota saling menyodorkan pendapatnya, yang mengerucuk pada suatu kesimpulan strategis bahwa masalah tersebut harus dihadapi saat memasuki tahap persidangan.

“Di sinilah pentingnya kita punya forum non formal. Bisa saling sharing ide, dan tak ada sekat hirarkhis,” ujar Ketua Peradi RBA Sleman Dr (Can) Iwan Setyawan SH MH kepada Yogyapos.com, Minggu (3/7/2022).

Iwan mengatakan, tradisi ‘Ngopi Bareng Jumat Malam’ sudah berlangsung cukup lama. Tempatnya berpindah-pindah sesuai mood dari mayoritas anggota. Tak ada keharusan bagi anggotanya untuk datang. Sehinggga di setiap pertemuan seringkali berganti-ganti pesertanya, serta ada yang pula yang intens selalu datang.

“Intinya kami-kami ini punya forum offline (tatap muka) bukan sekadar di grup WA. Silaturahmi saling berbagi info, pengalama dan 50 persen lainnya adalah berkelakar,” timpal Arsiko Aldebarant.

Semula forum tersebut digagas Peradi RBA Sleman. Tapi beberapa waktu terakhir ini diikuti pula oleh Peradi RBA Kota Yogya yang diketuai Ahmad Muzani SH. Setiap pertemuan dihadiri 10-15 anggota.

Ahmad Muzani menyambut positif tradisi silaturahmi tersebut. Pihaknnya juga sudah merencanakan akan ‘ngunduh’ pada pertemuan bulan depan.

Iwan juga menegaskan, tradisi silaturahmi ini sekaligus sebagai upaya melanggengkan budaya tegur sapa yang di era digital ini cenderung telah terkontaminasi oleh smartphone melalui ragam medsos. (Met)


share on: