Yogyapos.com (BANTUL) - Pemerintah Kabupaten Bantul melaui Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) melakukan monitoring dan evaluasi pelunasan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P-2), di Pendapa Parasamya, Kamis (14/7/2022).
Sebagai daya tarik meningkatkan kesadaran membayar, pada kesempatan tersebut juga dilakukan pengundian hadiah bagi Wajib Pajak atas pelunasan PBB P2 Tahun 2022.
Hadiah yang diundi untuk masing-masing kapanewon berupa dua unit sepeda motor Yamaha Mio. Keenam kapanewon itu Srandakan, Sanden, Kretek, Bambanglipuro, Dlingo dan Pajangan.
Kepala BPKPAD Bantul, Drs Trisna Manurung MSi, keenam kapanewon ini jumlah Nomor Obyek Pajak (NOP) dikategorikan telah memenuhi dan berprestasi dalam pelunasan PBB P2 tahun 2022. Sehingga wajib pajaknya berhak mengikuti pengundian hadiah yang dilakukan oleh Bupati Bantul H Abdul Halim Muslih, Kapolres AKPB Ihsan SIK, Wakil Ketua DPRD Damba Aktivis, Pihak Kodim. Disaksikan juga oleh petugas dari Dinas Sosial (Dinsos) DIY sebagai pemenuhan persyaratan sah dilakukannya pengundian.
Dalam monitoring dan evaluasi pembayaran PBB P2 tahun 2022 sampai 30 Juni 2022 ketetapan PBB P2 sebesar Rp 71.290.410.050 dengan jumlah SPPT PBB 649.097 lembar. Sedangkan realisasi pembayaran PBB P2 tahun 2022 sampai dengan 13 Juli 2022 sebesar Rp 26.769.954.458.
BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-pemkab-bantul-launching-penerbitan-sppt-pbb-elektronik-1704
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, menyatakan kesadaran pelunasan pembayaran pajak sangat penting untuk mewujudkan roda pemerintahan supaya mampu membangun wilayahnya.
“Jika pajak lunas, pembangunan akan jelas. Ini harus disadari eleh para wajib pajak dalam mmbayar dan melunasi pajaknya,” kata Abdul Halim.
Usai acara ini, Halim juga menyatakan, pihaknya bertekad menggenjot peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui BUMD yaitu Bank Bantul, PDAM dan Aneka Dharma. (Spd)
