Penjualan Hasil Panen Dikemplang, Petani Bawang Merah Berniat Lapor Polisi

share on:
Lahan petani bawang merah Kelompok Tani Lestari Mulyo Nawungan || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Para petani bawang merah Kelompok Tani Lestari Mulyo Nawungan Kalurahan Selopamioro Kapanewon Imogiri Kabupaten Bantul sangat berharap penjualan hasil panennya segera dilunasi oleh pembeli.

Hingga Sabtu (14/8/2021) siang, mereka masih menunggu proses pembayaran hasil panen tersebut sekitar Rp 330 juta yang dikemplang (dibawa kabur) oleh pembelinya.

“Kami mengharapkan pembeli bawang merah kami segera melunasi kekurangan pembayarannya. Bawang merah kami pada Juni 2021 diborong oleh pembeli yang nilai totalnya sekitar Rp 400 juta. Namun baru dibayar sekitar Rp 70 juta,” kata Dukuh Nawungan yang juga selaku petani, Jurianto, kepada yogyapos.com. 

Pihak pembeli, terang dia, berinisial Sgt warga Jetis Bantul dan mengaku selaku pimpinan Koperasi Mukti Mulyo Mandiri. Pembelian itu juga diketahui oleh Kepala Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Bantul bahkan oleh Kepala Dinasnya Yus Warseno dan Bupati Bantul H Abdul Halim Muslih. 

“Saat itu pembeliannya adalah bertujuan dan dimaksudkan untuk membantu para petani. Namun pembayarannya tidak lancar. Pembeli setiap ditagih selalu menukas dengan berbgai dalih,” katanya. 

Dikatakan, jika hingga Minggu (15/8) pihak pembeli tidak melunasi kekurangan pembayarannya, maka kemungkinan para petani akan melaporkan kejadian ini ke Polisi. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun yogyapos.com, pada Jumat (13/8) para petani sempat mendatangi DPPPKB dengan maksud berkoordinasi dan mempertanyakan kelanjutan proses pembayarannya. (Supardi)

 


share on: