Yogyapos.com (SLEMAN) - Potensi yang dimiliki Dusun Karang Trimulyo Sleman bisa dikembangkan menjadi destinasi wisata. Segenap pengelola wisata harus konsisten dan bersungguh-sungguh dalam mengangkatnya melalui kolaborasi dengan segenap elemen yang memiliki kepedulian tinggi pada pengembangan desa wisata.
Demikian disampaikan anggota DPRD Sleman Raudi Akmal saat Sunday Morning (Sunmor) rintisan Desa Wisata Karang Trimulyo Sleman (Deswita Katris) Minggu (17/7/2022). Hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Trimulyo Kholik Harmoko, Kepala Jawatan Kemakmuran Kapanewon Sleman Noor Brahmantyo SE MM, Danramil 05/Sleman Kapten Wahyu Kuncoro, anggota Badan Promosi Pariwisata Sleman (BPPS) Wahjudi Djaja serta Ketua Pokdarwis Trimulyo Mawardi.
Lebih jauh disampaikan Raudi, pihaknya berkomitmen untuk membantu pengelola dan masyarakat Karang dalam mewujudkan impian bersama. "Terus bergerak dan mengeksplorasi potensi agar lebih mudah diangkat dan diberdayakan. Banyak pihak yang bisa diajak kerjasama dan kolaborasi. Apalagi Agustus nanti skalanya akan diperbesar,” tandas Ketua DPD PAN Sleman tersebut.
Sementara itu kepada yogyapos.com Lurah Trimulyo menyampaikan rencana pengembangan wisata Karang. "Kami sudah merencanakan untuk mengangkat potensi Kali Sempor yang ada di Karang sebagai destinasi wisata konservasi. Harapannya Pokdarwis dan Bumdes bisa menjadi pilar utama pengembangan wisata Karang nantinya,” papar Kholik.
Sarasehan pengelola Deswita Katris dengan Pokdarwis Trimulyo, pendamping dari Dinpar Sleman Wahjudi Djaja menandaskan pentingnya mengeksplorasi semua potensi yang ada.
“Identifikasi potensi wisata menjadi kunci utama pengembangan desa wisata. Jadikan itu sebagai bara sekaligus karakter agar kita memiliki keunikan yang bisa dijadikan unggulan. Mulailah mencatat sejarah, kuliner, artefak budaya, sampai vegetasi langka dan jadikan itu sebagai narasi,” pintanya.
Sedangkan Ketua Pokdarwis Kalurahan Trimulyo, Mawardi, menggaris bawahi pentingnya mengangkat potensi budaya. “Desa memiliki kekayaan budaya dan tradisi yang lumayan banyak. Mari kita bersinergi dan berkolaborasi untuk sama-sama mengangkat potensi budaya tersebut sebagai aset pariwisata,” jelas pria yang juga Kepala Dukuh Kadisobo tersebut.
Sunmor Katris dimeriahkan antara lain pentas musik yang menampilkan Danramil Sleman Wahyu Kuncoro duet dengan penyanyi Salsabila. Tampil juga Faras dan Andi. Untuk Lomba Mewarnai juaranya adalah Azari Jasmine Mumtazan (SD Tunggul Sari 2), disusul Rafa Gibran Pradana (TK Melati Suci Rajeg Lor) dan Hafidzuan Mikail Al Mathfud (SD Ledoknongko). Sedangkan Lomba Menggambar, juaranya Atikah Nada Shafa Tino (SDN Serayu), disusul Bagus Putra Tama (SD Kanisius Totogan) dan Afino Zivana (SD Ungaran 1 Yogyakarta). (Iud)
