Yogyapos.com (SLEMAN) - Pemasaran merupakan kunci penting dalam upaya peningkatan jumlah kunjungan. Segenap pelaku dan pengelola desa wisata harus mampu melakukan akselerasi terkait strategi pemasaran. Salah satunya dengan mengoptimalkan peran teknologi digital.
Demikian benang merah Pelatihan Sistem Informasi Keuangan Terpadu dan Pemasaran Berbasis Digital di desa wisata Pancoh Girikerto Turi Sleman (20-21/9/2024).
Materi hari pertama diisi tentang kelembagaan dan pelayanan prima oleh Tuti Panghastuti SE MM (Ketua Tim Pengabdian Masyarakat) dan Dra Endang Widayati MM (Ketua LPM STIE Pariwisata API Yogyakarta).
Ketua Tim dan Ketua LPM || YP-Ist
Materi hari kedua tentang pemasaran digital oleh Arif Riyandi SKom MKom (Institut Teknologi Telkom Purwokerto), Sulistiono SE MM, Andreas Dian Anggi SKom dan Galuh Alif Fahmi R MPd (Desa Wisata Tinalah).
Kepada yogyapos.com, selaku Ketua LPPM Endanh menyampaikan STIE Pariwisata API Yogyakarta mengajukan hibah pengabdian tentang pemasaran digital di ekowisata Pancoh ke Kemenristekdikti. “Dan alhamdulillah proposal kami diterima sehingga bisa digunakan untuk membantu pengembangan ekowisata Pancoh. Dengan pelatihan ini diharapkan jumlah kunjungan ke Pancoh bisa meningkat,” tandasnya.
Pemasaran produk dan paket pariwisata dengan menggunakan teknologi digital merupakan keniscayaan. Beragam saluran dan platform digital seperti website, media sosial, email, dan mesin pencari bisa dimaksimalkan pemanfaatannya untuk memperluas target pasar. Untuk itu diperlukan sumber daya manusia yang ramah teknologi, cerdas melihat trend wisata dan lihai membidik pasar.
Turut memberi sambutan Ketua Ekowisata Pancoh, Ngatijan dan Ketua STIE Pariwisata API Yogyakarta Susilo Budi Winarno SH MH. (*)
