Pencuri Bobol Gudang Bawa Kabur 1 Ton Beras

share on:
Pemilik gudang beras menunjukkan dinding batako yang dibobol pencuri, kini sudah diperbaiki lagi || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (SLEMAN) - Aksi pencurian terjadi di sebuah gudang beras milik Ny Lina Ratna (39) yang terletak di Padukuhan Beteng, Kalurahan Margoagung, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman pada Selasa (18/10/2022) pagi.

Diduga kawanan pencuri masuk ke dalam gudang dengan cara membobol tembok gudang dan berhasil menggasak sebanyak kurang lebih 1 ton beras yang ditempatkan dalam 20 hingga 25 karung, kerugian ditaksir mencapai Rp 10 juta.

“Hari Selasa pagi sekitar pukul 09.00 WIB itu saya diberi tahu oleh pedagang beras jika berasnya telah berkurang banyak,” ujar Lina kepada wartawan di lokasi kejadian, Kamis (21/10/2022).

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-beraksi-di-dua-rumah-pencuri-asal-indramayu-kini-meringkuk-di-sel-mapolsek-mlati-7376

Seraya menunjukkan lokasi yang dibobol, dia mengatakan selain sebagai tempat penggilingan padi, bangunan tersebut juga dijadikan fasilitas untuk menyimpan beras.

Petugas Polsek Sayegan melakukan olah tempat kejadian perkara || YP-Eko Purwono

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-dua-pencuri-di-boshe-ditangkap-seorang-lainnya-masih-dalam-pengejaran-7386

“Masuk malingnya itu jebol tembok. Ini temboknya dijebol. Tapi sekarang sudah ditutup lagi,” bebernya.

Kejadian serupa pernah terjadi pada tahun 2022 ini dengan jumlah kerugian sekitar 3 kuintal berupa gabah. Untuk kejadian yang saat ini kehilangan sekitar 1 ton.

“Kalau satu kilogram beras saja sekarang Rp 9.000 kan sudah Rp 9 juta. Yang dicuri itu ada beras ketan juga, total kerugiannya sekitar Rp 10 juta,” sebutnya.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-remaja-belia-jadi-tersangka-setelah-aniaya-terduga-pencuri-cabai-hingga-meregang-nyawa-7234

Kanit Reskrim Polsek Seyegan Iptu Agus Suparno mengatakan pihaknya tengah melakukan penyelidikan dugaan pencuri 1 ton beras itu

“Kami sedang melakukan patroli dan mendapatkan informasi dari warga telah terjadi dugaan pencurian beras, kami mendatangi lokasi, memeriksa sejumlah saksi mengumpulkan barang bukti,” kata Suparno disela melakukan olah TKP. (Opo)

 

 


share on: