Pemkot Yogya Bentuk Tim Penanganan Aduan dan Informasi bagi Wisatawan

share on:
Walikota, Wakil Walikota, beserta perwakilan Polri dan TNI di Lapangan Parkir Barat Stadion Mandala Krida || YP-Arif KF

Yogyapos.com (YOGYA) - Pemerintah Kota Yogya saat ini telah membentuk Tim Penanganan Aduan dan Informasi. Tim tersebut agar masyarakat dan para wisatawan yang berkunjung lebih aman dan nyaman beraktivitas serta menikmati Kota Yogya

Tim tersebut terdiri dari 14 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan 14 Kemantren di Kota Yogyakarta. Melalui tim itu diharapkan bisa memberikan respon cepat jika terdapat aduan dan memberikan informasi pelayanan bagi wisatawan maupun pemudik.

“Ini sebagai tekad dan tanggung jawab bersama di antara berbagai pemangku kebijakan beserta segenap elemen masyarakat, untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada wisatawan yang datang ke Kota Yogyakarta. Ini mengukuhkan Kota Yogya sebagai kota wisata yang aman, nyaman dan terpercaya,” katanya di halaman parkir barat Stadion Mandala Krida, Jumat (22/04/2022).

Ia menambahkan, untuk mencapai itu, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pengelola transportasi umum, pengelola parkir umum dan swasta, serta semua pelaku pariwisata di lapangan, dengan melakukan rekayasa lalu lintas, serta pengawasan, penjagaan dan peningkatan kewaspadaan di lapangan. 

Di samping itu, lanjut Haryadi, pihaknya juga mengharapkan serta menghimbau peran serta partisipasi aktif dari segenap elemen masyarakat, organisasi masyarakat, tokoh masyarakat, pelaku pariwisata serta segenap pemudik atau wisatawan yang datang ke Kota Yogya untuk ikut menjaga Kota Yogyakarta tetap nyaman, bersih, tertib di jalan raya serta dalam lingkungan masyarakat, dan menjunjung serta menghargai budaya kearifan lokal setempat.  

"Kesemuanya itu, kiranya merupakan ikhtiar kita bersama dalam men-syukuri nikmat yang diberikan oleh Allah SWT, bahwa kita masih diberi kesempatan untuk menjalani hari kemenangan Idul Fitri 1443 Hijriyah, serta berkarya memajukan pembangunan di Kota Yogya yang Istimewa," pungkasnya.

Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi menambahkan, Tim Penanganan Aduan dan Informasi Kota Yogyakarta akan bertugas mulai 3-7 April dengan 3 posko utama di kawasan Tugu Yogyakarta, Malioboro dan Titik Nol Kilometer. Selain itu petugas Jogoboro juga sebagai tempat memberikan pelayanan tersebut.

“Kenapa kita melakukan itu? Karena selama ini kalau ada aduan-aduan begitu kami konfirmasi balik kepada yang menulis di media sosial mereka tidak bisa menggambarkan kejadian sebenarnya dan di mana dan segala macam," ujarnya.

Maka dari itu, saat ini dibuat pos-pos aduan layanan terintegrasi dari seluruh OPD yang akan memberikan layanan dan sanksi tegas saat itu juga, sebagai respon atas aduan masyarakat. (Arif KF)

 

 


share on: